Pascaatap Roboh, Disdik Nganjuk Bersihkan 3 Ruang dan Siapkan Kelas Darurat

Pascaatap Roboh, Disdik Nganjuk Bersihkan 3 Ruang dan Siapkan Kelas Darurat

Pascaatap Roboh, Disdik Nganjuk Bersihkan 3 Ruang dan Siapkan Kelas Darurat

Peninjauan Kondisi Sekolah Pasca-Atap Kelas Ambruk

Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk melakukan peninjauan terhadap kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) II Jatigreges, setelah atap satu ruang kelas di sekolah tersebut ambruk. Kepala Disdik Nganjuk, Puguh Harnoto, menyampaikan rasa prihatin atas kejadian yang terjadi.

Advertisement

"Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan keprihatinan atas musibah tadi pagi. Salah satu atap ruang kelas SDN II Jatigreges roboh," ujarnya.

Ruangan yang Terdampak

Total tiga ruang kelas (Kelas 4, 5, dan 6) disterilkan karena kondisi bangunan yang berderet dan sama-sama rawan ambruk. Siswa kelas 5 dan 6 juga terdampak karena ruangan mereka berderet dengan kelas 4. Kondisinya sama-sama memprihatinkan.

Jumlah siswa dari ketiga kelas tersebut mencapai 17 orang. Rinciannya, kelas 4 sebanyak enam siswa, kelas 5 tercatat ada dua siswa, serta kelas 6 terdapat 9 siswa.

Langkah Awal yang Diambil

Pihak Disdik sedang mendiskusikan langkah-langkah selanjutnya untuk mengakomodasi siswa kelas 4, 5, dan 6 dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Beberapa opsi telah dipertimbangkan, seperti penggunaan kelas TK dan PAUD di sisi barat sekolah atau di rumah warga.

"Meski ada dua opsi, kami optimalkan ruangan yang tersedia dan aman di lokasi sekolah," jelasnya.

Selain itu, ruangan kelas 4, 5, dan 6 disterilkan dari segala bentuk aktivitas siswa dan guru. Ini merupakan bentuk antisipasi serta demi keselamatan siswa maupun guru.

Pengamanan dan Pembersihan

Personel Polsek dan Koramil setempat sudah mengamankan kelas 4 dengan memasang tali sebagai garis pembatas. Pihak sekolah juga akan membersihkan puing-puing atap yang roboh.

Kejadian Atap Kelas Ambruk

Sebelumnya, atap satu ruang kelas di SDN II Jatigreges, Desa Jatigreges, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, ambruk. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Karena para siswa dan guru sedang berkegiatan di luar ruangan kelas, kejadian ini tidak menimbulkan kerugian jiwa. Peristiwa robohnya atap ruang kelas terjadi pada Jumat (24/10/2025) sekira pukul 07.49 WIB.

Tanda-Tanda Atap Akan Ambruk

Kondisi atap ruang kelas tersebut memang memprihatinkan. Atap yang ambruk terjadi di ruang kelas 4. Saat peristiwa itu terjadi, seluruh siswa sedang melaksanakan kegiatan bersih-bersih area luar kelas.

Berdasarkan data, siswa kelas 4 berjumlah enam orang. Tanda-tanda atap kelas mau ambruk sempat disadari oleh dua siswa. Mereka mendengar suara seperti patahan rangka atap ketika berada di dalam kelas untuk mengambil perlengkapan.

Mendengar suara itu, keduanya langsung beranjak dari dalam kelas dan menuju ruang guru. Mereka melaporkan ada yang tak beres pada struktur atap kelasnya. Para guru pun mengecek ruang kelas 4. Tak lama setelah dicek, atap ambruk.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar