Pengakuan Park Bom tentang Perlakuan Buruk dari YG Entertainment
Park Bom, mantan anggota grup K-Pop legendaris 2NE1, kembali menjadi sorotan setelah mengungkapkan pengalaman buruk yang dialaminya selama berkarier di bawah naungan YG Entertainment. Dalam unggahan media sosialnya, ia menyampaikan keluhan terkait perlakuan tidak adil dan ketidakadilan yang dirasakan selama bertahun-tahun.
Keluhan tentang Biaya Operasi Plastik
Dalam unggahannya, Park Bom menyinggung soal biaya operasi plastik yang ia lakukan sendiri tanpa dukungan finansial dari agensi. Ia mengatakan bahwa YG Entertainment tidak pernah memberikan dukungan yang layak, bahkan membuat wajahnya terlihat buruk hanya untuk ditertawakan.
Mereka membuat wajahku terlihat buruk, hanya untuk ditertawakan. Kalau dipikir-pikir, YG tidak pernah membayar operasi plastikku. Beberapa yang saya lakukan berasal dari kantong saya sendiri. Saya naik ke atas panggung dengan wajah biasa-biasa saja, tulis Park Bom dalam unggahan tersebut.
Klaim tentang Penulisan Lagu
Selain itu, Park Bom juga mengaku menulis sebagian besar lagu yang dinyanyikannya selama di bawah YG Entertainment. Namun, ia merasa tidak mendapat penghargaan yang layak atas kontribusinya.
YG mengurungku seperti orang bermata satu dan memaksaku menulis semuanya. Bahkan ketika aku bernyanyi sepenuh hati, itu tidak pernah cukup, ujarnya.
Gugatan Hukum dengan Nilai Fantastis
Park Bom juga mengunggah dokumen yang menyerupai gugatan hukum, di mana ia menuduh pendiri YG Entertainment, Yang Hyun-suk, melakukan penipuan dan penggelapan dana. Dalam dokumen tersebut, ia menuntut pembayaran yang belum pernah diterima selama bertahun-tahun atas aktivitas profesionalnya.
Menurut informasi yang disebutkan, jumlah gugatan mencapai 4,5 kuadriliun won, setara sekitar Rp52.000 triliun. Angka ini membuat publik terkejut dan memicu banyak spekulasi.
Tergugat tidak membayar secara layak kepada penggugat atas keuntungan yang dihasilkan dari semua aktivitas yang melibatkan penggugat, termasuk perilisan musik, konser, siaran, iklan, acara, penulisan lirik, dan komposisi, tulis Park Bom dalam dokumen tersebut.
Ia juga menambahkan bahwa lebih dari 4.000 tawaran iklan yang seharusnya ditujukan kepadanya dialihkan kepada artis lain di bawah agensi tersebut.
Unggahan yang Dihapus
Namun, unggahan tersebut hanya bertahan beberapa jam sebelum dihapus dari akun resmi Park Bom pada Kamis, 23 Oktober 2025. Meskipun demikian, tangkapan layar dari unggahan tersebut telah menyebar di berbagai platform media sosial, memicu kekhawatiran di kalangan penggemar terkait kondisi mental dan fisik sang artis.
Klarifikasi dari Agensi
D-Nation Entertainment, agensi yang kini menaungi Park Bom, membantah adanya gugatan hukum terhadap YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk. Mereka menyatakan bahwa Park Bom saat ini sedang fokus pada pemulihan dan perawatan.
Park Bom saat ini telah menghentikan seluruh kegiatannya dan fokus pada perawatan serta pemulihan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membantu sang artis memulihkan kesehatannya, ujar perwakilan D-Nation.
Agensi tersebut juga menegaskan bahwa seluruh pendapatan Park Bom dari aktivitasnya bersama 2NE1 telah diselesaikan sepenuhnya, dan tidak ada sengketa hukum yang sedang berlangsung.
Kondisi Terkini
Hingga kini, belum ada respons resmi dari pihak YG Entertainment maupun Yang Hyun-suk terkait klaim dan unggahan Park Bom. Penggemar berharap Park Bom dapat segera pulih dan mendapatkan pendampingan profesional selama masa pemulihannya.
Park Bom dikenal sebagai salah satu anggota paling populer dari grup legendaris 2NE1, yang debut di bawah YG Entertainment pada 2009. Setelah grup tersebut bubar pada 2016, Park melanjutkan karier solo di bawah agensi baru, D-Nation Entertainment.
Komentar
Kirim Komentar