Mesin Mati Tenggelam Banjir, Benarkah Kabel Busi Perlu Diganti?

Mesin Mati Tenggelam Banjir, Benarkah Kabel Busi Perlu Diganti?


Motor yang terendam banjir sering kali mengalami masalah pada berbagai komponen, termasuk busi. Banyak pemilik motor bertanya-tanya apakah busi yang terkena air banjir harus diganti dengan yang baru. Jawabannya adalah ya, dan berikut penjelasan lengkapnya.

Advertisement

Penyebab Motor Mogok Akibat Banjir

Curah hujan yang tinggi di beberapa daerah menyebabkan banjir yang bisa merendam kendaraan bermotor. Saat banjir menenggelamkan motor, mesin bisa menjadi mati total atau mogok. Hal ini terjadi karena air masuk ke dalam komponen-komponen penting seperti mesin, karburator, dan sistem kelistrikan.

Setelah banjir surut, jangan biarkan motor dalam kondisi demikian. Segera lakukan pengeringan pada beberapa komponen penting, termasuk busi. Pengeringan yang tepat dapat mencegah kerusakan lebih lanjut dan memperpanjang usia motor.

Busi yang Terendam Air Banjir Harus Diganti

Menurut Diko Octaviano, ATS & Product Development Assistant Manager PT Nittera Mobility Indonesia, pabrikan busi NGK, jika motor terendam banjir, sebaiknya busi juga diganti. "Kalau sudah ada case motor mati abis terobos banjir, sebaiknya busi ikut diganti," ujarnya.

Air dari banjir dapat merusak komponen busi. "Soalnya nanti sisa air yang menempel (di busi) berpotensi menjadi karat," kata Diko. Karat yang terbentuk dapat merusak ulir busi maupun di head silinder. "Nanti ketika masuk waktunya ganti busi bisa keras susah dibuka karena ulir busi karat," tambahnya.

Selain itu, performa busi yang sudah terendam banjir juga tidak maksimal. "Karena ini komponen kelistrikan, busi bisa mati dan korslet (jika terendam air)," ujar Diko. Ini bisa menyebabkan masalah pada sistem pengapian dan membuat mesin sulit dinyalakan.

Langkah Pencegahan dan Perawatan

Jika motor terendam banjir, langkah-langkah pencegahan dan perawatan sangat penting untuk dilakukan. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Bersihkan dan keringkan komponen-komponen penting seperti busi, karburator, dan sistem kelistrikan. Pastikan semua bagian benar-benar kering sebelum menghidupkan mesin.
  • Jika busi terendam air, segera ganti dengan yang baru. Busi yang masih terkena air bisa menyebabkan kerusakan permanen pada mesin.
  • Lakukan pemeriksaan berkala pada mesin setelah terkena banjir. Pastikan tidak ada kerusakan yang terlewat.

Dengan langkah-langkah di atas, pemilik motor bisa menghindari kerusakan lebih parah akibat banjir. Jangan abaikan tanda-tanda kerusakan pada motor, terutama setelah terendam air. Segera lakukan perawatan agar motor tetap dalam kondisi baik dan siap digunakan kembali.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar