Masyarakat Sulut Diminta Waspada 25-26 Oktober 2025, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem

Masyarakat Sulut Diminta Waspada 25-26 Oktober 2025, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem

Masyarakat Sulut Diminta Waspada 25-26 Oktober 2025, BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem

Peringatan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Utara

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado mengeluarkan peringatan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terjadi di Sulawesi Utara pada tanggal 25 hingga 26 Oktober 2025. Masyarakat yang tinggal di beberapa wilayah di Sulut diminta untuk tetap waspada mengingat adanya prediksi hujan dengan akumulasi tinggi dan angin kencang.

Advertisement

Wilayah-wilayah yang dimaksud dalam peringatan ini meliputi:

  • Manado
  • Bitung
  • Tomohon
  • Minahasa
  • Minahasa Utara
  • Minahasa Selatan
  • Minahasa Tenggara
  • Kep. Sitaro
  • Kep. Sangihe
  • Kep. Talaud

Beberapa risiko yang perlu diwaspadai antara lain genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Untuk itu, masyarakat dan pemerintah setempat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

Penyebab Cuaca Ekstrem

Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer, BMKG memantau berbagai fenomena yang memengaruhi cuaca di wilayah Sulawesi Utara. Beberapa faktor utama yang menjadi penyebab adalah:

  • Suhu muka laut yang lebih hangat dibanding normalnya
  • Nilai anomali OLR (Outgoing Longwave Radiation) menunjukkan anomali negatif
  • Terbentuknya belokan angin (shearline) dan konvergensi akibat pertumbuhan tekanan udara rendah di Laut Seram
  • Kelembaban udara basah di setiap lapisan
  • Tingginya indeks labilitas atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif

Kombinasi dari fenomena-fenomena tersebut membentuk kondisi atmosfer yang diprediksi mendukung terjadinya hujan dengan akumulasi harian tertinggi dan angin kencang di beberapa kabupaten/kota di wilayah Sulawesi Utara.

Langkah Pencegahan dan Kesiapsiagaan

Untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, masyarakat diimbau agar:

  • Memperhatikan perkembangan cuaca secara berkala
  • Menyiapkan langkah-langkah antisipasi seperti pengamanan rumah dan lingkungan
  • Menghindari area rawan longsor atau banjir, terutama daerah dengan topografi curam/bergunung/tebing

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi perkembangan cuaca dan peringatan dini cuaca dari BMKG Sam Ratulangi Manado. Informasi lengkap dapat diperoleh melalui:

  • Website: https://cuaca.bmkg.go.id/
  • WhatsApp: 0811-4320-0877
  • Facebook: BMKG Sulawesi Utara
  • Instagram: @infocuaca_sulut
  • Aplikasi: infoBMKG

Peringatan untuk Masyarakat

BMKG juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap ancaman cuaca ekstrem. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, diharapkan dapat mengurangi dampak negatif dari bencana hidrometeorologi yang mungkin terjadi.


Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar