Mahasiswa PPKn FKIP Unbaja Gelar MP3 dan LK 1 HMCB: Kuatkan Kepemimpinan dan Solidaritas Pancasila

Mahasiswa PPKn FKIP Unbaja Gelar MP3 dan LK 1 HMCB: Kuatkan Kepemimpinan dan Solidaritas Pancasila

Kegiatan MP3 dan LK 1 di Unbaja: Membentuk Generasi Berjiwa Pancasila

Himpunan Mahasiswa Civics Banten (HMCB) Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Banten Jaya (Unbaja) menggelar kegiatan MP3 dan Latihan Kepemimpinan (LK 1) dengan tema Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan dan Solidaritas untuk Membangun Generasi Berjiwa Pancasila. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu hingga Minggu (2526/10/2025) di salah satu villa di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Advertisement

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membentuk karakter mahasiswa yang unggul secara intelektual, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Agenda MP3 dan LK 1 dilengkapi dengan berbagai program pembinaan karakter, diskusi tentang nilai kebangsaan, dan sambutan dari pimpinan kampus. Suasana kegiatan terasa hangat dan interaktif, menunjukkan semangat solidaritas antarmahasiswa.

Rektor Universitas Banten Jaya, Prof. Sadeli, memberikan apresiasi terhadap semangat mahasiswa dalam menghidupkan tradisi kaderisasi yang konstruktif. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya menunggu kelulusan. Kegiatan seperti ini menjadi wadah untuk melatih diri menjadi pemimpin sejak dini.

Sementara itu, Rektor Unbaja periode 20252030 terpilih, Dadang Herli, menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan karakter di lingkungan kampus. Ia menyatakan bahwa ke depan, kampus akan memperkuat iklim akademik yang mendorong pengembangan leadership dan solidaritas. Tujuannya adalah agar lulusan Unbaja tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga mampu memimpin dan mengabdi.

Dosen PPKn FKIP Unbaja, Toni Anwar Mahmud, yang menjadi salah satu pemateri, menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam tindakan nyata. Ia menjelaskan bahwa Pancasila tidak boleh berhenti pada hafalan. Pemimpin yang baik terlihat bukan dari jabatan, tapi dari tindakan konkret dan kepedulian sosialnya.

Salah satu peserta kegiatan mengaku mendapatkan banyak perspektif baru, terutama dalam menerapkan nilai solidaritas dan kepemimpinan di lingkungan kampus maupun ruang digital yang sering kali abai terhadap etika.

Ketua Umum HMCB, Rangga, menyampaikan bahwa kegiatan MP3 dan LK 1 akan menjadi agenda rutin sebagai bagian dari kaderisasi intelektual dan moral mahasiswa PPKn FKIP Unbaja. Ia berharap kegiatan ini dapat mencetak generasi muda yang berjiwa Pancasila, berkarakter pemimpin, dan peduli terhadap lingkungan sosial.

Manfaat dan Dampak Kegiatan

Kegiatan MP3 dan LK 1 tidak hanya memberikan pelatihan kepemimpinan, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan antar mahasiswa. Melalui diskusi dan pembinaan, peserta diajarkan untuk lebih memahami makna dari nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sangat penting dalam membangun karakter yang tangguh dan bertanggung jawab.

Beberapa manfaat dari kegiatan ini antara lain:

  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial.
  • Mengembangkan kemampuan komunikasi dan kerja sama antar mahasiswa.
  • Memberikan wadah untuk melatih kepemimpinan sejak dini.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membangun jaringan antar mahasiswa dan dosen, sehingga dapat meningkatkan kolaborasi dalam berbagai aktivitas akademik dan sosial.

Tantangan dan Harapan Ke depan

Meski kegiatan ini dinilai sukses, masih ada tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah memastikan bahwa semua peserta benar-benar memahami dan menerapkan nilai-nilai yang diajarkan. Selain itu, perlu adanya evaluasi berkala untuk menilai efektivitas program dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.

Harapan ke depan adalah agar kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara rutin dan diperluas cakupannya. Dengan begitu, mahasiswa Unbaja dapat terus dibimbing untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan peduli terhadap masyarakat.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar