Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah: Banyak Orang Tua Stres

Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah: Banyak Orang Tua Stres

Pentingnya Kekuatan Anak dalam Menghadapi Kekerasan di Rumah

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Margaret Aliyatul Maimunah, memberikan panduan penting bagi anak-anak yang mungkin menjadi korban kekerasan. Menurutnya, anak harus berani bersuara dan tidak boleh mendiamkan segala bentuk kekerasan yang dialaminya.

Advertisement

Margaret menekankan bahwa anak-anak perlu menyampaikan masalah mereka kepada orang yang dapat dipercaya. Ia juga memahami bahwa melaporkan orang tua sendiri, terutama jika mereka adalah pelaku kekerasan, merupakan hal yang sangat sulit. Oleh karena itu, ia menyarankan anak untuk mencari perantara atau orang ketiga yang dapat membantu.

  • Jika orang tua adalah pelaku kekerasan, anak dapat mencari bantuan dari keluarga lain yang disegani oleh orang tua.
  • Dalam kasus tidak ada keluarga yang bisa dimintai tolong, anak dapat menghubungi pihak lain yang dipercaya seperti guru, ustaz, atau tetangga.
  • Yang terpenting, masalah ini tidak boleh didiamkan, tetapi harus segera disampaikan kepada orang yang tepat.

Tanggung Jawab Bersama dalam Melindungi Anak

Margaret juga menekankan bahwa tanggung jawab untuk melindungi anak bukan hanya berada di pundak orang tua semata. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Perlindungan Anak. Ia menjelaskan bahwa kewajiban untuk melakukan perlindungan anak termasuk pengasuhan anak bukan hanya kewajiban orang tua, tetapi juga keluarga, masyarakat, lingkungan yang terdekat dengan anak, meskipun bukan anaknya sendiri, juga punya kewajiban untuk melakukan perlindungan dan pengasuhan anak selain pemerintah.

Penyebab Kekerasan Orang Tua terhadap Anak

Dalam sesi wawancara khusus dengan Tribunnews, Margaret menjelaskan beberapa faktor yang bisa menyebabkan kekerasan orang tua terhadap anak. Menurutnya, faktor-faktor tersebut antara lain:

  • Orang tua memiliki masalah secara individu, seperti stres atau gangguan mental.
  • Pengalaman masa lalu orang tua yang dulu hidup dengan pengasuhan yang keras.
  • Masalah sosial ekonomi yang membuat orang tua terlalu sibuk dan tidak fokus pada pengasuhan anak.
  • Ketegangan dalam hubungan suami istri atau dalam keluarga.

Margaret menambahkan bahwa banyak orang tua yang mengalami stres dan gangguan mental, yang bisa memicu tindakan kekerasan terhadap anak.

Proses Pemulihan Anak Korban Kekerasan

Pemulihan anak yang mengalami kekerasan sangat penting. Margaret menjelaskan bahwa proses pemulihan tergantung pada kondisi anak. Untuk anak yang mengalami kekerasan fisik, mereka membutuhkan layanan medis untuk menangani luka fisik. Selain itu, hampir semua anak yang mengalami kekerasan, baik secara langsung maupun cyber, pasti mengalami trauma dan dampak psikologis. Mereka membutuhkan rehabilitasi psikologis.

  • Anak yang menjadi korban kekerasan seksual memerlukan rehabilitasi psikologis yang tuntas.
  • Jika tidak dilakukan, anak berpotensi menjadi pelaku kekerasan seksual berikutnya.

Margaret menekankan bahwa pemulihan anak harus dilakukan dengan cepat dan tepat agar anak dapat kembali pulih dan berkembang secara sehat.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar