Kebakaran Rumah di Bumi Waras Tewaskan Pemilik Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Rumah di Bumi Waras Tewaskan Pemilik Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran di Bandar Lampung Tewaskan Seorang Pria


Kebakaran yang terjadi di sebuah rumah di Jalan Ikan Kiter Gang Masjid, RT 014 LK II, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, pada Minggu malam (26/10) menewaskan pemilik rumah bernama Raji (60). Korban merupakan seorang buruh harian lepas. Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat korban sedang melakukan pengelasan motor becak di depan rumahnya.

Advertisement

Menurut Kepala Dinas Damkar Kota Bandar Lampung, Anthony Irawan, api muncul akibat percikan las yang menyambar tangki bensin motor becak. Hal ini menyebabkan kebakaran yang cepat menyebar dan menghanguskan rumah serta barang berharga di dalamnya.

Korban sempat berusaha menyelamatkan diri, namun tersetrum kabel listrik bertegangan tinggi dan akhirnya pingsan di lokasi, ujarnya.


Setelah kejadian, korban kemudian dilarikan ke RS Budi Medika, tetapi dinyatakan meninggal dunia akibat luka bakar serius dari sengatan listrik. Ketua RT setempat, Muhtar, menjelaskan bahwa korban mengalami luka bakar di bagian dada, paha kiri, perut tengah, dan lengan kiri.

Rumah semi permanen berukuran 7x10 meter ludes terbakar bersama sejumlah barang berharga, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp60 juta. Kebakaran ini menimbulkan kerugian besar bagi keluarga korban yang tinggal di lokasi tersebut.

Upaya Pemadaman Api oleh Damkar Kota Bandar Lampung

Damkar Kota Bandar Lampung mengerahkan enam unit mobil dari lima posko untuk memadamkan api. Unit-unit tersebut berasal dari Karba 017 Pos Siaga Bumi Waras, Supply 03 Pos Siaga Teluk Betung Utara, Karba 018 Pos Siaga Teluk Betung Selatan, Banteng 011 Mako Tendean, dan Supply 022 Mako Tendean.

Petugas berhasil memadamkan api sekitar pukul 20.00 WIB. Proses pemadaman memakan waktu hampir satu jam di lokasi kejadian. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam menghindari penyebaran api ke rumah-rumah sekitarnya.


Kebakaran ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya kesadaran akan bahaya kebakaran, terutama saat melakukan aktivitas yang melibatkan alat las atau penggunaan bahan-bahan mudah terbakar. Penggunaan alat las harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai prosedur keselamatan.

Selain itu, kejadian ini juga menggarisbawahi perlunya penguatan sistem peringatan dini kebakaran di lingkungan permukiman. Penyuluhan dan pelatihan keselamatan kebakaran bisa menjadi langkah penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Masyarakat di sekitar lokasi kejadian mengaku kaget dengan kejadian yang terjadi begitu cepat. Beberapa warga mengatakan mereka tidak menduga bahwa kebakaran bisa terjadi di lingkungan yang relatif sepi seperti ini.

Keluarga korban kini sedang berduka atas kehilangan yang sangat berat. Mereka juga berharap adanya tindakan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar