Kebakaran di Desa Sri Mulya OKU Hancurkan Rumah Kosong, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Desa Sri Mulya OKU Hancurkan Rumah Kosong, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran di Desa Sri Mulya OKU Hancurkan Rumah Kosong, Satu Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal

Musibah Kebakaran di Desa Sri Mulya

Kebakaran yang terjadi di Desa Sri Mulya, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Kamis (23/10/2025) malam, menimpa Aprianto (27), seorang warga setempat. Musibah ini menyebabkan rumah korban ludes terbakar dan membuat satu keluarga kehilangan tempat tinggal.

Advertisement

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, kebakaran ini menyebabkan kerugian besar bagi keluarga Aprianto. Tidak ada harta benda atau barang berharga yang bisa diselamatkan karena api melahap bangunan secara cepat.

Kronologi Kebakaran

Menurut informasi yang diperoleh, sekitar pukul 21.30 WIB, Aprianto dan isterinya, Mega, pergi mengunjungi orang tua mereka di Blok I Dusun 4, Desa Sri Mulya. Setelah beberapa waktu berada di sana, sekitar pukul 23.40 WIB, Aprianto menerima panggilan video darurat melalui aplikasi WhatsApp dari pekerja rumah tangganya, Dinda Isabela. Dinda memberitahu bahwa rumah Aprianto sedang terbakar.

Saat itu, api sudah berkobar dengan cepat dan melahap bangunan rumah yang dalam keadaan kosong. Korban yang mendengar kabar tersebut langsung bergegas pulang. Ketika tiba di lokasi kejadian, Aprianto hanya bisa pasrah menyaksikan rumahnya telah rata dengan tanah.

Respons Petugas

Di lokasi kebakaran, personil polisi dari Polsek Sinar Peninjauan bertugas mengamankan area kejadian. Setelah api benar-benar padam dan kondisi aman, petugas langsung melakukan tugasnya.

Penyebab Kebakaran Masih Dalam Pemeriksaan

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi. Namun, belum ada informasi resmi yang dikeluarkan oleh pihak berwenang mengenai faktor-faktor yang memicu kejadian tersebut.

Bantuan untuk Korban Kebakaran

Setelah kejadian, keluarga Aprianto harus mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Mereka kini membutuhkan bantuan dari pihak-pihak terkait, baik dalam bentuk logistik maupun dukungan psikologis. Selain itu, diperlukan bantuan finansial untuk membangun kembali tempat tinggal mereka.

Masyarakat sekitar dan organisasi sosial juga mulai bergerak untuk memberikan bantuan kepada korban. Beberapa komunitas lokal telah menggalang dana dan menyiapkan kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian, serta perlengkapan tidur.

Harapan untuk Pemulihan

Dengan dukungan dari berbagai pihak, harapan besar diucapkan agar korban dapat segera pulih dan kembali menjalani kehidupan normal. Selain itu, masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera menemukan penyebab kebakaran dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Kebakaran ini menjadi peringatan penting tentang pentingnya kesadaran akan bahaya api dan penerapan langkah-langkah pencegahan yang tepat. Semoga kejadian ini menjadi pembelajaran berharga bagi semua pihak.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar