
Ida Hayati, Janda 9 Anak yang Menikahi Pria Muda
Ida Hayati, seorang selebriti Betawi berusia 63 tahun, kini menjadi perbincangan hangat setelah menikahi Adi Prasetyo, seorang pria muda berusia 34 tahun. Meski usia mereka terpaut jauh, hubungan antara keduanya membuktikan bahwa cinta bisa datang dari mana saja.
Punya 9 Anak, Anak Sulung Lebih Tua dari Suami
Ida Hayati adalah seorang janda yang memiliki sembilan orang anak. Yang lebih mengejutkan lagi, anak sulungnya kini berusia 45 tahun, sedangkan suaminya, Adi Prasetyo, baru berusia 34 tahun. Hal ini membuat usia anak sulung Ida lebih tua 11 tahun dari Adi.
Meskipun usia berbeda jauh, Adi menegaskan bahwa ia menikahi Ida bukan karena harta, melainkan karena kasih sayang dan rasa perhatian yang tulus. Sebagai driver ojol dan karyawan pabrik, Adi tetap menjalankan tanggung jawabnya sebagai suami dengan baik.
Seorang Selebriti Betawi
Ternyata, Ida Hayati memiliki latar belakang di dunia hiburan. Ia pernah aktif dalam kegiatan syuting film maupun iklan. "Iya ada syuting, jadi apa aja misalnya iklan gitu. Kalau pas rezeki ya ada," ujar Ida Hayati.
Namun, kini ia lebih fokus pada kegiatan Lenong, terutama karena Adi yang sibuk bekerja. "Sekarang khusus lenong aja, nanti ke Solo tanggal 14 bulan depan," tambahnya.
Sempat Menolak Lamaran Adi Sampai Dua Kali
Kisah cinta antara Ida dan Adi berawal dari chat Facebook. Namun, hubungan mereka tidak berjalan mulus. Ida Hayati mengaku sempat menolak lamaran Adi hingga dua kali.
Penolakan Ida ini ternyata membawa musibah bagi Adi. "Udah dua kali (ditolak), yang pertama marah, dia pulang dengan emosi, handphone-nya hilang. Kedua, dia tabrakan. Jadi (saya) merasa bersalah," ungkap Ida Hayati.
Merasa bersalah karena Adi terus tertimpa musibah setelah ditolak, Ida akhirnya luluh dan menerima lamaran Adi. Kini, keduanya mengaku menikmati hubungan rumah tangga mereka yang penuh warna.
Hubungan yang Penuh Cinta dan Kebersamaan
Meski usia berbeda jauh, Ida dan Adi menunjukkan bahwa cinta bisa membangun ikatan yang kuat. "Nano-nano, banyak ya yang kita rasain, suka dukanya, senengnya, suka bercanda," tutup Adi.
Komentar
Kirim Komentar