Hujan Deras dan Angin Kencang Hancurkan Atap Padel Club Jakarta Barat, Tak Ada Korban

Hujan Deras dan Angin Kencang Hancurkan Atap Padel Club Jakarta Barat, Tak Ada Korban

Advertisement

Peristiwa Atap Lapangan Padel Roboh Akibat Cuaca Ekstrem

Pada hari Minggu (26/10) siang, sebuah kejadian tak terduga terjadi di Anwa Racquet Club yang berada di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan atap lapangan padel di lokasi tersebut roboh. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 13.47 WIB, saat cuaca ekstrem melanda wilayah tersebut.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa peristiwa ini diduga disebabkan oleh ketahanan bangunan yang tidak mampu menahan tekanan hujan dan angin kencang. Ia menyebutkan bahwa kerusakan terjadi pada bagian sisi selatan bangunan.

"Peristiwa ini terjadi saat hujan disertai angin kencang. Diduga bangunan tidak kuat menahan kondisi tersebut, sehingga mengakibatkan kerusakan," ujar Yohan.

Penanganan Cepat dari Berbagai Instansi

Setelah kejadian terjadi, petugas gabungan dari berbagai instansi segera dikerahkan untuk melakukan penanganan. Proses penanganan dilakukan oleh P2B BPBD, PPSU, Satpol PP, Dinas SDA, Personil Polsek, dan Personil Koramil. Menurut Yohan, proses penanganan selesai dilakukan sekitar pukul 15.53 WIB.

Ia juga menegaskan bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian ini. "Korban nihil," kata Yohan.

Sementara itu, estimasi kerugian akibat peristiwa ini masih dalam proses pendataan. Namun, kondisi bangunan di sisi selatan Anwa Racquet Club tampak mengalami kerusakan cukup parah.

Rekaman Video Momen Angin Kencang

Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @jabidetabek24info, terlihat bagaimana angin kencang memengaruhi struktur atap lapangan. Sejumlah orang yang berada di lokasi langsung berteriak histeris dan berlarian meninggalkan area lapangan ketika atap robek dan tiang ambruk.

Rekaman video tersebut juga menunjukkan tiang besi pondasi lapangan roboh, yang menyebabkan air hujan menggenang dan membuat lapangan padel banjir.

Pernyataan Wali Kota Jakarta Barat

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, membenarkan adanya insiden ini. Ia menyebutkan bahwa terdapat enam lapangan tenis yang terdampak.

"Sebanyak 6 lapangan atas kejadian tsb karyawan memanggil pihak kepolisian untuk di tindak lanjuti," kata Uus.

Ia juga memastikan bahwa tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. "Korban jiwa dan luka-luka nihil," jelasnya.

Imbauan untuk Warga

Meski kejadian ini telah ditangani, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Hujan deras disertai angin kencang masih bisa terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan.

Kesimpulan

Kejadian atap lapangan padel roboh menjadi pengingat penting tentang pentingnya persiapan dan penanganan cuaca ekstrem. Meski tidak ada korban jiwa atau luka, kerusakan yang terjadi menunjukkan betapa pentingnya pemantauan dan perawatan infrastruktur di daerah rawan cuaca ekstrem.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar