
Harga Emas Antam Turun Sedikit dari Rekor Tertinggi
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Minggu (26/10/2025) tercatat sebesar Rp2.350 juta per gram. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan rekor tertinggi yang tercatat pekan lalu, yaitu Rp2.487 juta per gram pada Selasa (21/10/2025). Fluktuasi harga emas dalam seminggu terakhir cukup tajam, dengan kenaikan dan penurunan yang signifikan.
Menurut analis dari situs Bareksa dan laporan pasar global, harga emas dunia mengalami koreksi setelah mengalami reli selama sembilan minggu berturut-turut dengan kenaikan hingga 31 persen. Koreksi ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain aksi profit-taking, penguatan nilai dolar AS, kenaikan imbal hasil obligasi AS, serta kondisi teknikal pasar yang jenuh beli.
Namun, pada Jumat dan Sabtu kemarin, harga emas domestik kembali menunjukkan upaya rebound meskipun masih berada di bawah puncak pekan lalu. Prediksi harga emas untuk Senin (27/10/2025) menunjukkan potensi kecenderungan harga yang masih tertekan. Dengan support di kisaran Rp2,1 juta sampai Rp2,2 juta per gram, namun peluang rebound jika faktor global mendukung, seperti ketidakpastian geopolitik atau pelemahan dolar AS.
Rentang prediksi harga emas dalam rupiah diperkirakan berkisar antara Rp2 juta sampai Rp2,37 juta-2,63 juta per gram. Perkiraan ini bergantung pada dinamika pasar internasional. Secara keseluruhan, harga emas pada Senin diperkirakan akan mengalami pergerakan yang fluktuatif. Kecenderungan minor menurun di awal, tetapi berpotensi naik kembali jika sentimen pasar safe haven menguat.
Secara ringkas, harga emas Antam saat ini masih di bawah rekor tertinggi pekan lalu. Pekan ini harga sangat fluktuatif, dengan rekor tertinggi mencapai Rp2.487 juta dan turun ke Rp2.310 juta per gram. Prediksi pada Senin (27/10/2025) bisa mengalami penurunan ringan, tetapi berpotensi rebound jika kondisi pasar global memburuk.
Rentang harga diperkirakan antara Rp2 juta sampai Rp2,63 juta per gram. Analisa ini mengindikasikan bahwa harga emas akan bergerak fluktuatif, dengan kecenderungan minor turun. Namun, ada peluang kenaikan jika terjadi peristiwa global yang mendukung harga safe haven ini.
Komentar
Kirim Komentar