Hanya Pakaian dan Sarung yang Tersisa, Rumah dan Kios KH Zainuddin Dalila Hangus Dilalap Api

Hanya Pakaian dan Sarung yang Tersisa, Rumah dan Kios KH Zainuddin Dalila Hangus Dilalap Api

Hanya Pakaian dan Sarung yang Tersisa, Rumah dan Kios KH Zainuddin Dalila Hangus Dilalap Api

Kebakaran Menghancurkan Rumah Kios Tokoh Agama di Tarakan


Kebakaran yang terjadi di kios milik KH Zainuddin Dalila, salah satu tokoh agama yang cukup dikenal di Tarakan dan Kalimantan Utara (Kaltara), telah menghancurkan seluruh bangunan. Kejadian ini berlangsung pada siang hari sekitar pukul 13.30 WITA, dan tak bisa dicegah meskipun upaya dilakukan oleh warga sekitar.

Advertisement

Latar Belakang Kebakaran

Kebakaran dimulai dari rumah di sebelah kanan kios KH Zainuddin Dalila. Karena struktur bangunan yang tidak memiliki jeda dan menggunakan bahan kayu, api cepat menyebar ke lantai dua rumah serta kios tersebut. Di dalam kios, terdapat gudang penyimpanan barang-barang jualan, termasuk beras SPHP yang merupakan mitra Bulog Tarakan. Banyak beras SPHP yang disimpan di dalam kios tersebut akhirnya hangus terbakar.

KH Zainuddin Dalila sempat keluar dari kepungan asap dengan hanya mengenakan sarung dan membawa satu tas berisi uang tunai. Meski tampak tegar dan masih bisa tersenyum saat diwawancarai awak media, raut wajahnya menunjukkan rasa kehilangan yang mendalam.

Peristiwa Kebakaran

Menurut H. Syamsi Sarman, mewakili KH Zainuddin Dalila, kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WITA. Saat itu, Bapak Kiyai sedang menjaga kios bersama istri. Api muncul dari rumah sebelah kanan kios miliknya. Karena kedua rumah saling berbatasan dan dibangun dengan bahan kayu, api cepat menyebar.

"Beliau sempat lari ke rumah sebelah yang sudah berasap. Mungkin ingin tahu kondisi, tapi karena asap terlalu tebal. Beliau kembali ke rumah lagi untuk menyelamatkan barang," kata H. Syamsi Sarman.

Namun, tak lama kemudian, api langsung menyambar lantai dua rumah dan kios Bapak Kiyai. Bahkan saat KH Zainuddin masuk ke dalam, api sudah menyambar. "Beliau lari saja dengan baju yang ada. Ya, beliau yang melihat ada asap dari rumah sebelah. Beliau coba ikut ke sebelah. Tapi sudah gelap, enggak bisa masuk. Lari lagi pulang ke rumah beliau. Api sudah naik ke lantai atas," tambahnya.

Dampak Kebakaran

Selama kejadian, terdengar teriakan meminta tolong dari rumah sebelah. Kerugian akibat kebakaran belum dapat diketahui secara pasti, tetapi jumlahnya cukup besar. Pasalnya, beras dari Bulog baru saja dipasok ke gudangnya.

"Saya dengar cerita beliau kemarin baru memasuk barang. Ya, jadi baru ngisi barang. Baru kemarin ngisi. Hari ini kebakaran, apa boleh dibuat. Memang kehendak Allah ya. Barang titipan ya Allah ambil kembali," ungkap H. Syamsi Sarman.

Meski demikian, KH Zainuddin Dalila berhasil membawa tas berisi uang tunai. Namun, uang tunai di laci sudah tidak bisa diselamatkan karena api langsung menyebar ke toko duluan.

Struktur Bangunan dan Sejarah

Rumah dan kios KH Zainuddin Dalila dibangun sejak tahun 1980-an. Bangunan tersebut memiliki model bertingkat atau berlantai dua. Sementara kios dibangun sejak dua tahun lalu dan mulai beroperasi.

Saat kejadian, kondisi KH Zainuddin Dalila baik, namun istrinya masih dalam keadaan syok karena menyaksikan kejadian langsung. Anak-anaknya juga semua berada di lokasi dan sedang berkumpul. KH Zainuddin Dalila juga memiliki rumah di Sebengkok Waru.

Dukungan dari Pemerintah

Ucapan dukungan telah datang dari Wali Kota Tarakan yang menelpon langsung KH Zainuddin Dalila. "Bapak wali kirim salam. Karena masih di luar kota. Bahkan Pak Bupati KTT. Insya Allah akan mengunjungi beliau. Beliau ini dikenal karena memang Ketua FKUB Tarakan, Ketua MUI Kaltara. Insya Allah kita akan berikan dukungan," tukas H. Syamsi Sarman.

Proses pendinginan hingga pukul 15.30 WITA masih berlangsung sore tadi. Setelah dirasa aman, warga bahu membahu mengamankan barang yang masih bisa diselamatkan. Termasuk beras SPHP yang disimpan dalam ruang penyimpanan dan buku-buku koleksi yang dimiliki Kiyai. Tampak cukup banyak terbakar dan hanya beberapa yang bisa diselamatkan.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar