Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Ternate-Malut dengan Kedalaman 37 Kilometer

Gempa Magnitudo 2,8 Guncang Ternate-Malut dengan Kedalaman 37 Kilometer

Gempa Bumi Tektonik dengan Magnitudo 2.8 Mengguncang Wilayah Ternate-Malut

Pada tanggal 25 Oktober 2025 pukul 04:00:50 WIB, wilayah Ternate-Malut di Indonesia diguncang oleh gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2.8. Lokasi gempa berada pada koordinat 1.19 LU dan 126.27 BT, yang berjarak sekitar 130 km dari arah Barat Laut Ternate-Malut. Kedalaman gempa mencapai 37 kilometer.

Advertisement

Meskipun gempa ini tergolong kecil, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat. Informasi ini disajikan dengan prioritas kecepatan dalam penyampaian, sehingga hasil pengolahan data belum sepenuhnya stabil dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data lebih lanjut.

Langkah-Langkah yang Perlu Diambil Saat Terjadi Gempa

Berikut adalah beberapa tindakan yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:

  • Tetap tenang
    Saat gempa terjadi, usahakan untuk tidak panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihatlah keadaan sekitar dan carilah tempat yang aman untuk berlindung.

  • Di dalam rumah
    Jika sedang berada di dalam bangunan, segeralah melindungi diri dan orang-orang di sekitar. Tempat terbaik untuk berlindung adalah di bawah meja. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk seperti bantal, helm, atau papan. Jika tidak ada, gunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  • Di luar ruangan
    Jika sedang berada di luar ruangan, segera menjauhi gedung dan tiang serta menuju area terbuka. Tetap tenang dan jangan melakukan apa pun karena biasanya akan ada gempa susulan setelah gempa pertama.

  • Di kerumunan
    Jika sedang berada di tempat ramai, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk menghindari hal tersebut, perhatikan arahan petugas penyelamat dan segera menuju tangga darurat agar bisa sampai ke daerah terbuka.

  • Di gunung atau dataran tinggi
    Jika sedang berada di gunung atau dataran tinggi, segera bergerak ke daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena kemungkinan besar akan terjadi longsoran yang membahayakan keselamatan jiwa.

  • Di laut
    Gempa bawah laut dapat menyebabkan gelombang tsunami. Jika gempa terjadi, segera bergerak ke dataran yang lebih tinggi untuk menghindari bahaya.

  • Di dalam kendaraan
    Bagi yang sedang berkendara saat gempa terjadi, peganglah kemudi dengan erat agar tidak terjatuh. Berhenti di tempat yang aman dan tetap berada di dalam kendaraan hingga gempa berakhir.

Dengan memahami dan menerapkan langkah-langkah di atas, masyarakat dapat lebih siap menghadapi gempa bumi dan mengurangi risiko cedera maupun kehilangan nyawa. Selalu pantau informasi resmi dari instansi terkait untuk mendapatkan pembaruan terkini tentang kondisi gempa.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar