
Informasi Terkini Mengenai Gempa di Nias Selatan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis informasi terbaru mengenai gempa yang terjadi di tenggara Nias Selatan, Provinsi Sumatera Utara, pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025. BMKG merupakan lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis berbagai fenomena cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.
Nias Selatan adalah sebuah kabupaten yang terletak di bagian selatan Pulau Nias, tepat di lepas pantai barat Sumatera. Ibu kota dari kabupaten ini adalah Teluk Dalam, sebuah kota pesisir yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi wilayah tersebut. Jarak dari Nias Selatan ke Kota Medan, ibu kota Sumatera Utara, diperkirakan sekitar 412 kilometer. Namun, karena lokasinya yang berada di Pulau Nias, perjalanan tidak bisa sepenuhnya dilakukan melalui jalur darat. Untuk mencapai Nias Selatan, masyarakat biasanya menggunakan kombinasi transportasi udara, laut, dan darat.
Gempa yang terjadi di Nias Selatan memiliki kekuatan magnitudo 3.6. Magnitudo gempa adalah ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa di dalam bumi, yang dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Waktu terjadinya gempa bumi diperkirakan sekira pukul 04:29:52 WIB. Lokasi gempa berada di titik koordinat 0.39 LU, 98.57 BT, dengan pusat gempa berada sejauh 86 km di tenggara Nias Selatan. Kedalaman gempa tercatat sekitar 18 km.
Informasi lengkap mengenai gempa ini dapat dilihat di laman resmi BMKG. Pesan yang dirilis menyebutkan bahwa data yang dipublikasikan bersifat sementara dan masih dalam proses pengolahan, sehingga hasilnya bisa berubah seiring kelengkapan data.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
- Kunci Utama
- Mengenali apa yang disebut gempa bumi.
- Memastikan struktur dan letak rumah Anda aman dari bahaya gempa seperti longsoran atau liquefaction.
-
Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan agar lebih tahan gempa.
-
Kenali Lingkungan Tempat Kerja
- Perhatikan posisi pintu, lift, dan tangga darurat.
- Belajar melakukan P3K dan penggunaan alat pemadam kebakaran.
-
Catat nomor telepon penting yang bisa dihubungi saat gempa terjadi.
-
Persiapan Rutin di Tempat Tinggal dan Bekerja
- Pastikan perabotan seperti lemari atau cabinet ditempel pada dinding.
- Simpan bahan mudah terbakar di tempat yang aman.
-
Matikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.
-
Perhatikan Benda Berat
- Atur benda berat di bagian bawah agar tidak roboh.
-
Cek kestabilan benda yang tergantung, seperti lampu.
-
Siapkan Alat Darurat
- Siapkan kotak P3K, senter/lampu baterai, radio, makanan suplemen, dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
- Di Dalam Bangunan
- Lindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan dengan bersembunyi di bawah meja.
-
Cari tempat paling aman dan lari keluar jika memungkinkan.
-
Di Luar Bangunan atau Area Terbuka
- Hindari bangunan, tiang listrik, atau pohon.
-
Perhatikan tanah untuk menghindari rekahan.
-
Mengendarai Mobil
-
Keluar dari mobil dan jauhi area yang rawan geseran atau kebakaran.
-
Di Pantai
-
Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
-
Di Daerah Pegunungan
- Hindari daerah yang rentan longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
- Di Dalam Bangunan
- Keluar dengan tertib dan hindari menggunakan lift.
- Periksa korban dan lakukan P3K.
-
Hubungi pertolongan jika ada luka parah.
-
Periksa Lingkungan Sekitar
- Pastikan tidak ada kebakaran, kebocoran gas, atau kerusakan listrik.
-
Periksa pipa air dan pastikan tidak ada hal berbahaya.
-
Jangan Masuki Bangunan yang Rusak
-
Karena masih ada risiko reruntuhan.
-
Hindari Area Gempa
-
Karena kemungkinan bahaya susulan masih ada.
-
Dengarkan Informasi
-
Ikuti informasi dari radio dan hindari berita tidak jelas sumbernya.
-
Isi Angket yang Diberikan
-
Bantu instansi terkait mengevaluasi kerusakan.
-
Jangan Panik dan Berdoa
- Tetap tenang dan percayalah pada Tuhan YME demi keselamatan kita semua.
Komentar
Kirim Komentar