Erick Thohir Dorong Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2034

Erick Thohir Dorong Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2034

Advertisement

Konsistensi Target Piala Dunia 2034

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa target untuk mencapai Piala Dunia 2034 tetap konsisten dan tidak akan berubah. Meskipun Timnas Indonesia gagal meraih tempat di Piala Dunia 2026 setelah mengalami dua kekalahan dari Arab Saudi dan Irak di babak keempat kualifikasi, PSSI tetap mempertahankan visi jangka panjang mereka.

PSSI dan Patrick Kluivert sepakat mengakhiri kerja sama pada 16 Oktober 2025. Kluivert tak lagi melatih Timnas Indonesia setelah beberapa waktu yang lalu. Saat ini, Timnas Indonesia sedang mempersiapkan langkah-langkah baru untuk menyongsong agenda ke depan, termasuk persiapan menuju Piala Dunia 2030 yang menjadi tantangan penting dengan adanya perubahan dalam tim kepelatihan.

Erick Thohir menjelaskan bahwa dia tengah merancang rencana untuk menemukan pelatih baru bagi timnas Indonesia. Dia telah melakukan diskusi dengan sejumlah pihak untuk memikirkan langkah yang tepat ke depan. "Saya sudah bertemu dengan Sumardji, Dirtek PSSI, BTN, dan Sekjen PSSI, nanti BTN dan Dirtek akan mencari calonnya siapa lalu dilaporkan ke Ketum," ujarnya.

Erick menambahkan bahwa Ketum akan mengadakan rapat Exco untuk membahas hal ini, meskipun ada polemik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. PSSI berkomitmen untuk mempertimbangkan dengan cermat dalam mencari sosok pelatih yang tepat. Erick juga menyatakan bahwa mereka akan mengacu pada pengalaman mempekerjakan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert dalam pengambilan keputusan ini.

"Kekurangan dan kelebihan dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert ini yang akan kita pelajari agar ke depannya lebih baik lagi," kata Erick. Dia menyampaikan dukungannya terhadap kedua pelatih tersebut. Namun, pada akhirnya Erick Thohir mengingatkan bahwa hasil di lapangan tetap menjadi tanggung jawab mereka.

Target Tetap Tak Berubah

Erick menegaskan bahwa PSSI akan tetap berpegang pada rencana strategis untuk fokus pada Piala Dunia 2034. Semua aspek terkait persiapan akan direncanakan dengan matang, termasuk pencarian pemain-pemain berkualitas yang memiliki garis keturunan Indonesia.

"Sepak bola ini nasional kita bangun dari generasi ke generasi, blueprint kita tidak berubah kita ingin 2034," ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa mereka akan berupaya semaksimal mungkin meskipun telah gagal menembus Piala Dunia 2026.

"Saya secara gentle sudah minta maaf kepada masyarakat dan pemerintah, setelah kekalahan itu kita rapat," tutup Erick. Dengan komitmen yang kuat, PSSI tetap berusaha membangun fondasi yang solid untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar