Penyakit Jantung dan Serangan Jantung: Apa Perbedaannya?
Penyakit jantung merupakan salah satu kondisi kesehatan yang paling berbahaya dan dapat menyebabkan kematian mendadak. Penyakit ini melibatkan berbagai gangguan pada fungsi jantung, seperti penyempitan pembuluh darah, kelainan irama jantung, atau kerusakan katup jantung. Tanda-tanda umum dari penyakit jantung meliputi nyeri dada, rasa sakit di perut, lengan, rahang bawah, dan punggung, serta keringat dingin, demam, pembengkakan di tangan atau kaki, kelelahan berlebihan, dan jantung berdebar.
Dalam beberapa kasus yang parah, penderita bisa mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri. Serangan jantung sendiri terjadi ketika aliran darah ke jantung sangat berkurang atau tersumbat. Penyumbatan ini biasanya disebabkan oleh penumpukan lemak, kolesterol, dan zat lain di dalam arteri jantung (koroner). 
Untuk menjelaskan lebih lanjut tentang perbedaan antara serangan jantung dan penyakit jantung, dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari RSUP Surakarta, memberikan penjelasan.
Apakah Serangan Jantung dan Penyakit Jantung Sama?
Menurut dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, serangan jantung dan penyakit jantung sebenarnya adalah satu kesatuan. Namun, ia menekankan bahwa penyakit jantung memiliki berbagai jenis, dan kita perlu memilah-milahnya dengan tepat.
Serangan jantung, menurutnya, adalah kondisi yang terjadi secara mendadak. Penyebabnya bisa bervariasi, seperti masalah pada katup jantung, penyumbatan pembuluh darah, atau kelainan pada irama jantung. Oleh karena itu, penting untuk memahami bahwa setiap kondisi kardiovaskular memiliki mekanisme dan risiko yang berbeda.
Profil Dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA
dr. Mohammad Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA adalah seorang dokter spesialis jantung yang bertugas di RSUP Surakarta sejak tahun 2022 hingga saat ini. Selain itu, ia juga berpraktik di RS Brayat Minulya Surakarta dan RSUI Banyu Bening Boyolali.
Ia lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dan menyelesaikan program profesi dokter pada tahun 2013. Minatnya di bidang kardiologi membawanya untuk melanjutkan pendidikan spesialis di Program Studi Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, yang ditempuh dari 2016 hingga 2021.
Selain itu, dr. M. Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat dengan menjadi pembicara di berbagai platform, termasuk portal berita aiotrade.
Jika ingin berkonsultasi dengan dr. M. Zakky Fananie, Sp. JP, FIHA, Anda dapat mengunjungi RSUP Surakarta, RS Brayat Minulya Surakarta, atau RSUI Banyu Bening Boyolali. Untuk mengetahui jadwal praktiknya, Anda dapat mengunjungi laman Instagram @rsupsurakarta.
Suplemen untuk Kesehatan Tubuh
Ada beberapa suplemen yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh, seperti IPI vitamin D. Vitamin D berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang, sistem imun, dan fungsi jantung. Untuk mendapatkan IPI vitamin D, klik [di sini].
Selain itu, ada juga suplemen SENDIFIT yang diformulasikan khusus untuk mengatasi berbagai masalah seperti asam urat, nyeri sendi, dan rematik. Kandungan bahan aktif pada SENDIFIT diproses secara khusus dengan rasio tinggi, sehingga menghasilkan herbal yang cepat bekerja dan memiliki khasiat antioksidan yang kuat. SENDIFIT juga diklaim mampu membersihkan sisa-sisa purin, sehingga mengurangi risiko kambuhnya asam urat dan rematik. Untuk mendapatkan SENDIFIT, klik [di sini]. 
Komentar
Kirim Komentar