Daftar 28 Gerbang Tol Jakarta yang Terkena Ganjil Genap Pagi Ini

Daftar 28 Gerbang Tol Jakarta yang Terkena Ganjil Genap Pagi Ini

JAKARTA, aiotrade

Advertisement

Pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil genap kembali diberlakukan di 28 gerbang tol DKI Jakarta pada pekan ini. Penerapan aturan ini akan berlangsung mulai Senin (27/10/2025) hingga Jumat (31/10/2025). Pembatasan terbagi menjadi dua sesi waktu, yaitu pagi hingga siang pukul 06.00-10.00 WIB dan sore hingga malam pukul 16.00-21.00 WIB.

Kendaraan yang melintasi jalur tersebut harus mematuhi aturan ganjil genap. Kendaraan dengan pelat nomor berakhiran genap hanya diperbolehkan melintas pada tanggal genap, sedangkan kendaraan dengan pelat nomor berakhiran ganjil hanya diperbolehkan pada tanggal ganjil. Aturan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan kelancaran lalu lintas di ibu kota.

Setiap pelanggaran terhadap aturan ganjil genap dapat dikenakan sanksi tilang. Denda maksimal yang dikenakan adalah sebesar Rp 500.000. Sanksi ini didasarkan pada Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Nomor 12 Tahun 2009. Pengendara diminta untuk lebih waspada dan menyesuaikan perjalanan mereka dengan aturan yang berlaku.

Berikut adalah rincian 28 titik gerbang tol yang terkena pembatasan lalu lintas:

  • Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang
  • Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso
  • Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 2
  • Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama
  • Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 1
  • Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan
  • Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar
  • Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda
  • Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan
  • Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 2
  • Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran
  • Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet
  • Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 2
  • Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II
  • Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika
  • Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang
  • Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang
  • Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas
  • Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati
  • Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat
  • Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya
  • Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara
  • Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun
  • Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya
  • Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan
  • Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas
  • Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan
  • Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

Dengan adanya pembatasan lalu lintas ini, pengendara diharapkan lebih memperhatikan aturan yang berlaku agar tidak terkena sanksi. Pemprov DKI Jakarta juga terus berupaya untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah ibu kota.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar