
Prakiraan Cuaca di Daerah Istimewa Yogyakarta
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan prakiraan cuaca untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin (27/10/2025). Berdasarkan informasi yang diberikan, cuaca di kawasan ini akan didominasi oleh hujan sepanjang hari. Intensitas hujan bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga sedang, terutama di wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta.
Pada siang hingga malam hari, suhu udara di DIY diprediksi berada dalam kisaran 24 hingga 31 derajat Celcius. Kelembapan udara juga cukup tinggi, mencapai 73 hingga 98 persen. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan yang disertai angin kencang di beberapa titik.
Wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul
Untuk wilayah Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul, kondisi cuaca diperkirakan didominasi hujan ringan. Suhu harian berkisar antara 24 hingga 30 derajat Celcius dengan kelembapan mencapai sekitar 74 hingga 98 persen. Meskipun intensitasnya lebih rendah dibandingkan Sleman dan Kota Yogyakarta, masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan cuaca secara teratur.
Wilayah Sleman dan Kota Yogyakarta
Sementara itu, Sleman dan Kota Yogyakarta diprakirakan mengalami hujan sedang. Rentang suhu di wilayah tersebut adalah 24 hingga 31 derajat Celcius dengan kelembapan udara berkisar antara 73 hingga 96 persen. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi cuaca di kedua wilayah ini lebih rentan terhadap perubahan yang bisa memengaruhi aktivitas masyarakat.
Perbandingan dengan Hari Minggu
Perlu diketahui bahwa kondisi cuaca pada Minggu (26/10/2025) juga dilaporkan dalam kondisi basah di sebagian besar wilayah DIY. BMKG mencatat seluruh wilayah, termasuk Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo hingga Gunungkidul, mengalami hujan ringan. Suhu berkisar antara 24 hingga 29 derajat Celcius dengan kelembapan mencapai 80 hingga 98 persen.
Imbauan dari BMKG
BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta agar tetap waspada dalam beraktivitas selama cuaca basah masih mendominasi. Kondisi atmosfer yang lembap dan hujan yang sering turun dapat menyebabkan jalan menjadi licin serta jarak pandang berkurang, terutama saat hujan turun pada siang atau malam hari.
Masyarakat juga diminta menjaga kondisi tubuh karena perubahan suhu bisa berlangsung cukup cepat, yang berpotensi memengaruhi daya tahan tubuh. Selain itu, BMKG mengimbau warga untuk mengantisipasi munculnya genangan di kawasan rendah serta membatasi aktivitas luar ruang apabila hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.
Pola Musim Hujan
Situasi ini merupakan pola umum pada awal musim hujan, ketika potensi hujan lokal masih sering terjadi, khususnya pada rentang siang hingga malam. Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, masyarakat diharapkan dapat beraktivitas dengan aman di tengah kondisi cuaca yang masih labil dalam beberapa waktu ke depan.
Komentar
Kirim Komentar