
Banjir Melanda Beberapa Wilayah di Kabupaten Ketapang
Hujan deras yang terus mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Ketapang sejak Sabtu, 25 Oktober 2025 pagi hingga malam menyebabkan banjir di beberapa titik. Kondisi paling parah terjadi di Kecamatan Air Upas dan Marau.
Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, M. Karyadi, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan merata menjadi faktor utama terjadinya genangan air di beberapa desa. Ia mengatakan, saat ini banjir terpantau di Desa Gahang SP 8, Desa Air Upas, dan Desa Air Durian di Kecamatan Air Upas, serta di Desa Karya Baru, Dusun Batang Belian, Kecamatan Marau.
Genangan air juga sempat menutup akses jalan poros utama dan masuk ke rumah-rumah warga. Menurutnya, berdasarkan laporan dari pihak kecamatan dan kepala desa, banjir menggenangi jalan poros utama dan sejumlah rumah warga. BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, Kepala Desa Karya Baru, Budi Arman, menyebut banjir di Dusun Batang Belian berdampak langsung terhadap aktivitas warga. Sejumlah rumah tergenang hingga merusak perabot, pakaian, dan bahan pangan. Ia mengatakan, kondisi lumpuh total, tidak ada akses keluar dari kampung. Sekitar 40 rumah terendam dengan tinggi air mencapai satu meter.
Pemerintah desa bersama pihak perusahaan di sekitar wilayah tersebut kini berupaya membantu warga terdampak, termasuk dalam pendataan dan distribusi bantuan darurat. Masyarakat yang ingin melaporkan kondisi banjir di wilayahnya dapat menghubungi BPBD Kabupaten Ketapang melalui WhatsApp di nomor 0852-5215-3025.
Dampak Banjir Terhadap Warga
Banjir yang terjadi di beberapa daerah kabupaten ini memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat setempat. Berikut adalah beberapa dampak yang dialami:
- Kerusakan pada properti: Banyak rumah warga terendam air, sehingga menyebabkan kerusakan pada perabot, pakaian, dan bahan makanan.
- Tidak adanya akses keluar: Di beberapa wilayah, seperti Dusun Batang Belian, akses jalan terganggu secara total, membuat warga kesulitan untuk keluar dari kampung.
- Kegiatan masyarakat terhenti: Aktivitas sehari-hari seperti berbelanja, bekerja, dan sekolah terganggu akibat banjir yang terjadi.
Upaya Pemerintah dan Masyarakat
Untuk mengatasi dampak banjir, pemerintah desa dan perusahaan setempat telah melakukan langkah-langkah penanganan darurat. Hal ini mencakup:
- Pendataan korban: Memastikan semua warga yang terkena dampak banjir didata agar bisa mendapatkan bantuan yang sesuai.
- Distribusi bantuan darurat: Membagikan logistik seperti makanan, air minum, dan perlengkapan kebutuhan pokok kepada warga yang terdampak.
- Koordinasi dengan instansi terkait: Mengajak BPBD dan instansi lain untuk bekerja sama dalam menangani situasi darurat.
Informasi Kontak untuk Laporan Banjir
Masyarakat yang ingin melaporkan kondisi banjir di wilayahnya dapat menghubungi BPBD Kabupaten Ketapang melalui WhatsApp di nomor 0852-5215-3025. Nomor ini disediakan sebagai sarana komunikasi cepat antara warga dan pihak berwenang.
Komentar
Kirim Komentar