
Kecelakaan Maut Akibat Sengatan Listrik di Gardu PLN
Seorang balita berusia 3 tahun, inisial ARR, meninggal dunia setelah tersengat listrik dari boks gardu PLN di depan rumahnya. Peristiwa tragis ini terjadi di Dusun Bukur, Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar, pada Kamis (24/10/2025). Jasad korban ditemukan oleh neneknya, Nur Janah (55), yang saat itu sedang mencuci baju.
Lokasi Kejadian dan Penemuan Jenazah
Peristiwa tersebut terjadi di halaman rumah orangtuanya. Saat itu, korban sedang bermain di dalam rumah bersama neneknya. Setelah selesai mencuci baju, nenek korban tidak menemukan cucunya di dalam rumah. Ia kemudian mencari korban di sekitar halaman rumah dan menemukan jasad balita tersebut tergeletak di samping boks gardu PLN.
Menurut informasi yang dihimpun, korban diduga mengalami luka bakar akibat tersengat listrik di tangan kanannya. Hasil olah TKP dan visum juga menunjukkan adanya indikasi sengatan listrik. Selain itu, polisi menemukan bukti rekaman CCTV yang memperlihatkan korban membuka boks gardu PLN.
Kondisi Boks Gardu PLN
Boks gardu PLN yang menjadi tempat kejadian tidak dikunci. Hal ini membuat korban mungkin saja berhasil masuk dan menyentuh bagian dalam gardu. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.
Saat ini, Satreskrim Polres Blitar sedang memproses kasus tersebut. Salah satu langkah yang akan diambil adalah memanggil pihak PLN untuk klarifikasi mengenai sistem pengamanan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga masih memasang garis polisi di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Latar Belakang Keluarga Korban
Orang tua korban, Bangun Rohadi (37) dan Maria Ulfa (32), bekerja di tempat yang berbeda. Ayah korban bekerja di tempat cucian mobil, sedangkan ibu korban bekerja di sebuah toko. Sementara itu, kakek korban, Sabar (53), sedang pergi ke sawah saat kejadian terjadi.
Korban tinggal bersama neneknya, Nur Janah, yang saat itu sedang mencuci baju. Nenek korban tidak menyadari bahwa cucunya telah meninggalkan rumah hingga akhirnya menemukan jasadnya di dekat boks gardu PLN.
Langkah Penyelidikan dan Tindakan Lanjutan
Polisi menjelaskan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan untuk memastikan apakah ada kelalaian atau kesalahan dari pihak PLN dalam pengamanan gardu. Selain itu, mereka juga akan memeriksa kondisi teknis gardu PLN tersebut.
Dalam kasus seperti ini, penting untuk memastikan bahwa semua sistem pengamanan di area yang rawan anak-anak tetap berfungsi dengan baik. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan sekitar.
Kesimpulan
Kecelakaan yang menimpa balita ini sangat disayangkan. Dengan adanya kejadian seperti ini, diharapkan pihak PLN dan masyarakat dapat lebih meningkatkan kesadaran akan bahaya listrik, khususnya di area yang sering dikunjungi anak-anak. Proses penyelidikan yang sedang berlangsung diharapkan bisa memberikan kejelasan dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Komentar
Kirim Komentar