Bagaimana Serunya Bermain di Liga Wanita? Ini Pengakuan Pemain Hydroplus Soccer League

Bagaimana Serunya Bermain di Liga Wanita? Ini Pengakuan Pemain Hydroplus Soccer League

Liga sepak bola wanita di Indonesia kini telah hadir dalam bentuk kompetisi yang lebih lengkap, khususnya untuk pemain di bawah usia 15 dan 18 tahun. Sebelumnya, hanya terdapat berbagai turnamen yang menjadi ajang bagi para pemain muda. Kini, HYDROPLUS Soccer League menjadi liga resmi yang menyelenggarakan kompetisi penuh dengan partisipasi dari 90 tim. Tim-tim tersebut berasal dari berbagai sekolah sepak bola, akademi sepak bola, dan klub.

Advertisement

Kompetisi ini berlangsung di empat kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kudus. Mulai tanggal 4 Oktober lalu, HYDROPLUS Soccer League telah memulai musim pertamanya dan akan berakhir pada 31 Mei 2026. Keberadaan liga ini mendapat respons positif dari para pemain muda, termasuk Kazumi Zalfa, seorang pemain dari Goal Aksis U-15 Bandung.

Kazumi mengatakan bahwa HYDROPLUS Soccer League memberinya kesempatan untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sepak bolanya. Ia juga menyebutkan bahwa liga ini menjadi tantangan baru dalam karier sepak bolanya, setelah sebelumnya ia bermain di MilkLife Soccer Challenge.

Serunya tuh kita jadi nggak berhenti latihannya, terus nggak berhenti jaga pola makan, dan jaga pola tidurnya juga, ujar Kazumi saat berbicara kepada aiotradeBOLANITA di Pusdikpom Cimahi, Sabtu (25/10).

Dian Aprilia, salah satu pemain Timnas Wanita U-16, juga merasa senang dengan kehadiran HYDROPLUS Soccer League. Menurutnya, liga ini menjadi sarana penting untuk menjaga performa bermain sepak bola. Dian, yang sekaligus bermain bersama Kazumi, menyatakan bahwa liga ini lebih bergengsi dibandingkan turnamen-turnamen lain yang pernah ia ikuti.

Serunya main di Hydroplus Soccer League karena liga ini mainnya perminggu, jadi kita latihannya lebih banyak terus menjaga pola makan menjaga performa biar tidak turun dan tidurnya teratur. Untuk pertandingan ini juga sangat bergengsi bagi kita semua, tutur Dian Aprilia.

Selain mendapat apresiasi dari para pemain, HYDROPLUS Soccer League juga mendapatkan dukungan dari Satoru Mochizuki, Penasihat Teknis Timnas Wanita Indonesia. Mochizuki menilai bahwa liga ini memiliki potensi besar untuk melahirkan banyak pemain bintang di masa depan.

Jika kompetisi ini seperti ini terus dijalani ke depannya, pastinya akan memberikan dampak positif dan tentu sepak bola wanita Indonesia akan terus meningkat, ujar Mochizuki.

Ia juga menambahkan bahwa pemain bintang sering muncul dari kompetisi yang diikuti oleh pemain muda. Jadi memang pemain bintang itu datang dari kompetisi di umur muda seperti ini. Pastinya beberapa tahun lagi akan muncul pemain bintang di kompetisi seperti ini. Pasti butuh waktu tapi saya menantikan pemain bintang dari kompetisi ini, tutupnya.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar