Annie ALLDAY PROJECT Jadi MC Gayo Daejejeon, Polemik Muncul

Annie ALLDAY PROJECT Jadi MC Gayo Daejejeon, Polemik Muncul

Advertisement

Perjalanan Karier Annie yang Cepat dan Kontroversial

Annie, anggota grup ALLDAY PROJECT, memiliki perjalanan karier yang sangat melesat. Dalam waktu enam bulan sejak debutnya, ia telah mendapatkan kesempatan besar yang membuat publik terkejut.

Menurut laporan dari berbagai sumber, MBC baru-baru ini mengumumkan bahwa Annie akan menjadi pemandu acara Gayo Daejejeon tahun ini. Ia menggantikan YoonA dari Girls' Generation, yang selama satu dekade menjadi ikon tetap di panggung akhir tahun.

Gayo Daejejeon adalah salah satu festival musik terbesar dan paling bergengsi di Korea Selatan. Setiap idola yang tampil di acara ini dianggap telah menapaki panggung prestisius, apalagi mereka yang memegang peran sebagai pembawa acara. Jabatan itu bukan sekadar posisi di depan kamera, melainkan simbol kepercayaan industri.

Karena itu, keputusan untuk menunjuk seorang rookie tanpa pengalaman MC sama sekali mengundang banyak pertanyaan. Tahun ini bukan sembarang edisi, karena Gayo Daejejeon sedang merayakan ulang tahun ke-20. Harapan tentu sebuah perayaan spektakuler dengan wajah-wajah yang dianggap senior atau minimal sudah matang di kancah hiburan.

Ketika nama Annie diumumkan, publik langsung bertanya-tanya mengapa pihak Gayo Daejejeon memilihnya sebagai MC terbaru, terlebih dengan latar belakangnya yang belum pernah menjadi MC.

Menanggapi gelombang rasa penasaran hingga kritik yang semakin ramai, Jang Woo Sung, produser utama Gayo Daejejeon 2025, memberikan penjelasan melalui wawancara dengan Sports Chosun.

Ia mengakui bahwa setelah YoonA mundur, tim produksi menghadapi dilema serius dalam mencari sosok yang mampu meneruskan tongkat estafet. Menurutnya, Annie dipilih karena dianggap sebagai bintang yang sedang naik daun dan menjadi representasi generasi baru.

Jang Woo Sung juga memuji karisma serta kecerdasan Annie yang dinilai mampu mencuri perhatian publik dalam waktu singkat. Namun, pembelaan sang produser justru menyalakan percikan kritik baru.

Netizen menilai alasan tersebut kurang realistis. Banyak yang menilai Annie masih terlalu asing untuk memegang peran sebesar itu dan klaim "ikon era baru" terdengar berlebihan. Di berbagai komunitas online, komentar bernada sinis pun bermunculan. Beberapa menyebut bahwa alasan sebenarnya mungkin berkaitan dengan latar belakang keluarga Annie yang disebut-sebut cukup berpengaruh.

Ada pula yang berpendapat bahwa MBC sebaiknya diam saja daripada memberikan pembelaan yang justru memantik cemooh.

Meski dihujani kritik, peluang ini bisa menjadi momentum besar bagi Annie. Jika ia mampu menjalankan tugas dengan baik, keraguan publik mungkin akan berubah menjadi dukungan. Namun jika gagal, sorotan tajam ini bisa menjadi bayang-bayang panjang di awal kariernya.

Semua mata kini tertuju pada panggung Gayo Daejejeon mendatang, menunggu apakah Annie akan membuktikan diri sebagai pilihan tepat atau sekadar langkah kontroversial yang terlalu berani.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar