Analisis Saham RISE: Top Gainer +106,56% Usai Umumkan Pembayaran Utang dan Ekspansi Proyek

Analisis Saham RISE: Top Gainer +106,56% Usai Umumkan Pembayaran Utang dan Ekspansi Proyek

Advertisement

Fenomena Saham RISE di Pasar Modal

Saham PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE) menjadi sorotan utama di pasar modal pekan ini. Dalam laporan sebelumnya, RISE berhasil menjadi top gainers dengan kenaikan harga yang sangat signifikan mencapai +106,56%. Pertanyaannya adalah, apa yang mendorong reli besar ini? Jawabannya akhirnya terungkap.

Berdasarkan informasi resmi yang dirilis oleh perusahaan di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), RISE mengumumkan rencana aksi korporasi besar. Perusahaan properti dan real estate tersebut berencana melakukan Penambahan Modal Perusahaan Terbuka Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) atau lebih dikenal sebagai rights issue.

Tidak tanggung-tanggung, RISE berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 1.330.000.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperkuat struktur keuangannya.

Penggunaan Dana Rights Issue

Pasar merespons positif rencana rights issue ini karena tujuan penggunaan dana yang strategis. Berdasarkan prospektus ringkas, dana yang diperoleh akan digunakan untuk tiga hal utama:

  • Pengembangan Usaha:
    Dana akan digunakan untuk mengembangkan lahan-lahan strategis baik secara langsung maupun melalui anak usaha. Proyek yang ditargetkan antara lain Tanrise City di Bandung, Tanrise City di Sidoarjo, Kawasan Industri di Banjarbaru (Kalimantan), dan Kawasan Resor Taman Dayu.

  • Modal Kerja:
    Dana juga akan digunakan untuk memperkuat operasional harian perseroan dan/atau entitas anak.

  • Pelunasan Pinjaman:
    Sebagian atau seluruh pinjaman bank akan dilunasi. Langkah ini dinilai akan memperkuat struktur permodalan dan mengurangi beban bunga ke depan.

Aksi korporasi ini diharapkan memberikan dampak positif dengan memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kemampuan pendanaan untuk mendukung pengembangan usaha secara berkelanjutan.

Proses Persetujuan Pemegang Saham

Untuk memuluskan rencana ini, RISE akan meminta persetujuan kepada pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Rapat ini dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2025 mendatang.

Peringatan Penting

Artikel ini disajikan hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten ini bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli atau menjual saham atau aset investasi apa pun. Kinerja masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan. Investasi saham memiliki risiko kerugian. Pembaca disarankan untuk melakukan riset lebih lanjut (Do Your Own Research/DYOR) dan mengambil keputusan investasi secara bijak.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar