Penggunaan Pil KB dan Efek Samping yang Perlu Diketahui
Pil kontrasepsi atau yang lebih dikenal dengan nama pil KB masih menjadi salah satu metode kontrasepsi yang populer digunakan. Pil KB merupakan obat yang dikonsumsi secara teratur untuk mencegah terjadinya kehamilan. Selain itu, pil KB juga sering dimanfaatkan untuk mengatasi siklus haid yang tidak teratur.
Cara kerja pil KB dalam mencegah kehamilan adalah dengan mencegah ovulasi terjadi dan menekan produksi sel telur. Akibatnya, pembuahan secara alami akan terhindarkan. Meski memiliki berbagai kelebihan dan manfaat, pil KB juga bisa memberikan efek samping. Efek samping ringan ini dianggap wajar, namun jika terasa mengganggu sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.
Berikut beberapa efek samping yang umum dialami oleh pengguna pil KB beserta cara mengatasinya:
-
Mual dan Muntah

Efek mual dan muntah yang dialami oleh para pengguna pil KB bisa berbeda-beda tingkatnya. Ada yang ringan dan tidak terlalu sering, namun ada juga yang berat alias terus-menerus mengalami mual dan muntah. Biasanya efek samping ini terjadi sebagai respons awal dan dalam jangka waktu pendek.
Untuk mengatasi hal ini, konsumsi pil KB bersamaan dengan makan sebelumnya. Dengan begitu, kondisi perut tidak sedang benar-benar kosong. Mual juga bisa diatasi dengan minum teh manis hangat. Jika perlu, perbanyak istirahat setelah mengonsumsi pil KB. Tidur sebentar setelah mengonsumsi pil KB akan membantu mencegah munculnya rasa mual.
Jika efek mual dan muntah terus terjadi hingga tiga bulan setelah rutin mengonsumsi pil KB, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. -
Berat Badan Bertambah Tak Terkendali

Hingga saat ini belum ada bukti penelitian secara ilmiah yang menunjukkan adanya kaitan langsung antara pil KB dengan peningkatan nafsu makan atau berat badan. Namun tak sedikit perempuan yang merasakan adanya efek pada peningkatan berat badan setelah mengonsumsi pil KB.
Diduga kuat efek ini terjadi karena adanya retensi cairan, terutama di area sekitar payudara dan pinggul. Selain itu, estrogen yang dikandung dalam pil KB juga kadang dapat memengaruhi lemak dalam tubuh. Untuk mencegah hal ini terjadi, pilih pil KB jenis kombinasi. Jenis pil KB ini dapat mencegah terjadinya retensi cairan, sehingga membantu menjaga berat badan tetap stabil. -
Nyeri pada Payudara

Pada minggu-minggu awal konsumsi pil KB, biasanya pengguna juga akan merasakan nyeri pada payudara. Selain itu, payudara juga tampak lebih besar daripada sebelumnya. Ini merupakan proses adaptasi tubuh terhadap perubahan hormon, yang berangsur-angsur akan hilang sendiri.
Untuk mengurangi rasa nyeri, kurangi konsumsi kafein dan garam sementara waktu. Gunakan juga bra yang membuat nyaman. -
Keputihan

Jika sebelumnya tidak pernah mengalami keputihan atau hanya sedikit, namun setelah minum pil KB menjadi berubah, ini bisa jadi efek samping dari pil KB. Keputihan biasanya hanya akan menjadi lebih banyak. Ini juga menjadi efek samping yang wajar. Namun apabila keputihan mengalami perubahan bau dan warna, ini bisa menjadi indikasi infeksi.
Untuk mencegah keputihan terus menerus hingga menyebabkan infeksi, jangan lupa menjaga kebersihan area vagina. Ganti celana dalam secara teratur dan keringkan dulu area vagina sebelum menggunakan celana dalam. -
Perubahan Siklus Haid dan Bercak Darah

Kerap mengalami bercak darah setelah mengonsumsi pil KB? Kondisi ini dianggap wajar karena mungkin terjadi akibat rahim yang menyesuaikan diri dengan lapisan endometrium yang lebih tipis. Selain itu, perubahan hormonal juga bisa menyebabkan hal ini.
Selama perdarahan atau bercak darah terjadi kurang dari tiga hari, ini masih aman. Namun jika bercak darah masih muncul setelah tiga hari, segera periksa ke dokter. Perubahan siklus haid juga bisa disebabkan faktor luar seperti stres dan penyakit reproduksi. -
Sakit Kepala

Perubahan kadar hormon setelah mengonsumsi pil KB juga bisa menimbulkan sakit kepala. Biasanya sakit kepala ini muncul akibat perubahan kadar hormon estrogen dan progesteron. Berbeda jenis pil KB, beda juga tingkatan sakit kepala yang bisa terjadi.
Jika sakit kepala mengganggu aktivitas sehari-hari, usahakan untuk rutin beristirahat dan tidak memaksakan diri bergerak sampai sakit mereda. -
Perubahan Suasana Hati

Pada sebagian perempuan, konsumsi pil KB tertentu bisa menimbulkan perubahan suasana hati yang drastis. Kadang saat sedang gembira, bisa saja tiba-tiba merasa sedih dan lelah. Perubahan ini bisa terjadi akibat efek pil KB terhadap otak yang berkaitan dengan fungsi kognitif.
Untuk menjaga suasana hati tetap stabil, lakukan hal-hal yang disukai seperti olahraga, menonton film, atau membaca buku.
Itulah tujuh efek samping yang bisa dialami pengguna pil KB. Meski dianggap wajar, beberapa efek samping ini sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan dokter, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Bisa jadi Mama tidak cocok dengan jenis pil KB tersebut.
Komentar
Kirim Komentar