5 Makanan Berbahaya yang Bisa Mengandung Akrilamida

5 Makanan Berbahaya yang Bisa Mengandung Akrilamida

Advertisement

Mengenal Akrilamida dalam Makanan dan Bahayanya Bagi Kesehatan

Makanan lezat dan renyah seperti kentang goreng, roti panggang, atau biskuit bisa jadi sumber zat kimia yang berpotensi berbahaya bagi tubuh. Zat tersebut dikenal dengan nama akrilamida, yaitu senyawa yang terbentuk secara alami ketika bahan makanan, terutama yang kaya karbohidrat atau yang dimasak pada suhu tinggi seperti digoreng, dipanggang, atau dibakar.

Meskipun tidak berbau dan tidak berasa, akrilamida bisa menumpuk di tubuh jika dikonsumsi terlalu sering. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan saraf hingga kanker. Untuk itu, penting bagi kita mengenali jenis-jenis makanan yang paling berisiko mengandung akrilamida agar bisa lebih bijak dalam memilih menu dan cara memasak.

Lima Jenis Makanan yang Berisiko Tinggi Mengandung Akrilamida

1. Gorengan

Kentang goreng, keripik kentang, dan camilan renyah lainnya adalah penyumbang utama terbentuknya akrilamida. Zat ini muncul ketika gula alami pada kentang bereaksi dengan asam amino saat digoreng pada suhu tinggi. Semakin lama digoreng dan semakin gelap warnanya, semakin tinggi pula kadar akrilamida yang terbentuk.

Penelitian mencatat, kadar akrilamida dalam keripik kentang bisa mencapai 3002.000 g/kg, sementara kentang goreng sekitar 200700 g/kg.

Tips aman:
Goreng hingga berwarna kuning keemasan saja, bukan kecokelatan atau gosong.

2. Biskuit dan Kue Kering Kemasan

Proses pemanggangan suhu tinggi membuat biskuit dan cookies terasa renyah, namun juga memicu terbentuknya akrilamidaterutama pada produk berbahan dasar tepung putih dan gula rafinasi. Kadar akrilamida pada biskuit bisa mencapai 1601.000 g/kg tergantung bahan dan suhu pemanggangan.

Tips aman:
Coba buat kue sendiri di rumah menggunakan tepung gandum utuh dan panggang dengan suhu sedang agar hasilnya tetap renyah tapi lebih sehat.

3. Roti Panggang yang Terlalu Gosong

Roti yang berwarna terlalu cokelat atau gosong menandakan proses pemanasan berlebih yang dapat menghasilkan akrilamida hingga 50500 g/kg.

Tips aman:
Panggang roti hingga berwarna keemasan saja. Pilih roti gandum utuh atau multigrain untuk tambahan serat dan nutrisi.

4. Kopi

Proses roasting biji kopi juga dapat memicu terbentuknya akrilamida, terutama di tahap awal pemanggangan. Namun menariknya, kopi dengan tingkat sangrai ringan hingga sedang justru memiliki kadar akrilamida yang lebih rendah dibandingkan kopi sangrai gelap.

Kopi seduh umumnya mengandung sekitar 520 g/L, sedangkan kopi instan bubuk dapat mencapai 100400 g/kg.

Tips aman:
Pilih kopi sangrai sedang dan hindari minum kopi instan terlalu sering.

5. Sereal Sarapan Kemasan

Sereal yang dipanggang hingga renyah, apalagi yang manis dan berwarna kecokelatan, juga berpotensi mengandung akrilamida antara 1501.200 g/kg.

Alternatif sehat:
Pilih oatmeal atau biji-bijian utuh yang dimasak dengan cara direbus, bukan dipanggang suhu tinggi.

Cara Mengurangi Paparan Akrilamida

Akrilamida memang sulit dihindari sepenuhnya karena bisa terbentuk dari proses memasak sehari-hari. Namun, risiko paparan dapat dikurangi dengan langkah sederhana:

  • Hindari menggoreng atau memanggang terlalu lama.
  • Jangan konsumsi makanan yang terlalu gosong.
  • Perbanyak makanan segar dan olahan bersuhu rendah.

Dengan kebiasaan kecil ini, kamu tetap bisa menikmati makanan favorit tanpa mengorbankan kesehatan tubuh dalam jangka panjang.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar