
Wisata Malam di Kabupaten Nganjuk: Pengalaman Seru yang Tak Terlupakan
Wisata malam kini menjadi pilihan rekreasi yang sangat populer di kalangan wisatawan, terutama anak muda, baik dari lokal maupun luar kota. Kabupaten Nganjuk, yang dikenal dengan julukan Kota Angin, memiliki destinasi-destinasi menarik yang menyediakan peluang bagi pengunjung untuk melepaskan diri dari rutinitas dan menikmati suasana yang berbeda dari siang hari.
Dengan beragam fasilitas mulai dari kuliner khas hingga tempat hiburan, Nganjuk menawarkan pengalaman malam yang seru dan berkesan, menjadikannya destinasi yang cocok untuk keluar malam mingguan.
1. Pedestrian A Yani: Jantung Kota Nganjuk Tempat Nongkrong Favorit
Pedestrian A Yani telah bertransformasi menjadi ikon wisata malam sekaligus jantung kota Nganjuk yang paling hidup. Area pejalan kaki yang terletak di pusat kota ini, khususnya yang pembangunannya sempat menelan anggaran signifikan (sekitar Rp21,9 miliar-Rp23 miliar dari Dana Insentif Daerah/DID) dan dikembangkan dalam beberapa tahap sejak 2020-2021, kini berfungsi penuh sebagai ruang publik yang multifungsi. Beroperasi biasanya mulai sore hari sekitar pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, Pedestrian A Yani menawarkan suasana yang sangat nyaman untuk bersantai.
Desainnya yang modern, dilengkapi dengan lampu hias yang aesthetic dan alas granit tiga dimensi, menjadikannya spot instagramable yang populer. Selain itu, area ini juga dilengkapi fasilitas pendukung seperti tempat duduk dan jalur khusus disabilitas, serta area bermain sederhana bagi anak-anak, memastikan tempat ini ramah bagi seluruh kalangan.
Fungsi utama Pedestrian A Yani tidak hanya sebatas keindahan visual, tetapi juga sebagai pusat keramaian yang menggerakkan ekonomi kreatif lokal. Pedestrian ini menjadi tempat nongkrong favorit bagi anak muda dan keluarga, dikelilingi oleh banyak warung makan dan kafe yang buka hingga malam hari, bahkan area ini juga dikenal sebagai Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN).
Pengunjung dapat menikmati berbagai kuliner khas Nganjuk di sepanjang jalan, mulai dari jajanan ringan hingga hidangan berat seperti Bebek Korek (yang beberapa warungnya berlokasi di Jl. Ahmad Yani) atau kuliner malam yang tersedia di sekitarnya.
Dengan suasana yang hidup dan beragamnya pilihan hangout, mulai dari menikmati secangkir kopi hingga mencoba makanan legendaris, Pedestrian A Yani sukses memenuhi janji Pemkab Nganjuk untuk menjadikannya destinasi wisata andalan yang mendongkrak perekonomian masyarakat.
2. Slumbung Food: Destinasi Wajib Cicipi Kuliner Khas Nganjuk
Slumbung Food telah menjelma menjadi destinasi wisata malam yang wajib dikunjungi bagi setiap pencinta kuliner yang singgah di Kabupaten Nganjuk. Berlokasi strategis di Jalan Pahlawan, Kecamatan Nganjuk, pusat kuliner ini menyajikan konsep food court modern yang telah beroperasi sejak tahun 2022.
Popularitasnya melesat berkat koleksi hidangan khas Nganjuk yang lengkap dalam satu area. Mulai beroperasi dari pukul 16.00 hingga 22.00 WIB, Slumbung Food menawarkan waktu yang sempurna bagi keluarga maupun anak muda untuk menikmati makan malam sambil nongkrong dalam suasana yang hidup dan nyaman. Kehadiran Slumbung Food menjadi booster bagi ekonomi kreatif dan wisata malam di Nganjuk.
Daya tarik utama Slumbung Food terletak pada hidangan lokal yang sulit ditemukan di tempat lain. Yang paling legendaris adalah Nasi Becek, sebuah hidangan ikonik Nganjuk yang disajikan mirip soto atau gulai berkuah kental, dihidangkan bersama potongan daging kambing dan sate. Nama 'becek' diambil dari istilah Jawa yang berarti basah atau berair, merujuk pada nasi yang terendam kuah kaya rempah. Selain itu, Slumbung Food juga menjadi tempat yang tepat untuk mencicipi Asem-Asem Kambing yang menyegarkan, Sego Banting, Sate Kenul, hingga camilan unik Kerupuk Pecel.
Keragaman ini menjadikan Slumbung Food sebagai etalase kuliner lokal Nganjuk yang otentik dan wajib dicoba, menjamin pengalaman kuliner yang gurih, pedas, dan hangat bagi setiap pengunjung.
3. Jalan Ma Gontor: Pusat Hiburan dan Aneka Ragam Kafe
Jalan Ma Gontor, yang berlokasi strategis di pusat Kota Nganjuk, telah memantapkan dirinya sebagai urat nadi wisata malam dan pusat aktivitas anak muda. Jalan ini menjadi magnet karena menawarkan kombinasi lengkap antara kuliner dan tempat hiburan yang beroperasi hingga larut malam.
Suasana yang hidup dan dinamis ini diciptakan oleh deretan warung makan dan kafe yang berjejer, menjadikannya spot nongkrong favorit warga lokal maupun pendatang. Beberapa nama yang ikonik di kawasan ini, seperti Kafe Ma Gontor, Warung Makan Pak Mbah, dan Warung Kopi Ndeso, menjadi bukti keragaman pilihan tempat hangout bagi pengunjung yang ingin menikmati malam dengan suasana santai.
Daya tarik Jalan Ma Gontor tidak terbatas pada pilihan kulinernya saja, melainkan pada variasi aktivitas yang menarik yang ditawarkan. Kawasan ini menyediakan space bagi pengunjung untuk menikmati kopi dengan suasana yang otentik di warung-warung seperti Warung Kopi Ndeso, maupun hidangan malam yang mengenyangkan di Warung Makan Pak Mbah.
Selain itu, bagi yang mencari hiburan yang lebih aktif, Jalan Ma Gontor juga menyediakan fasilitas karaoke dan biliar. Keragaman ini memastikan bahwa wisata malam di Nganjuk, khususnya di kawasan Ma Gontor, dapat mengakomodasi berbagai selera dan kebutuhan, baik untuk sekadar ngopi santai, makan malam, maupun mencari hiburan sehingga menjadi full entertainment di pusat kota.
4. Bukit Salju Ngetos: Romantisme Malam dengan View Pegunungan
Bukit Salju Ngetos telah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata malam paling ikonik dan romantis di Kabupaten Nganjuk. Terletak di kawasan Kecamatan Ngetos, lokasi ini menawarkan pelarian yang sempurna dari hiruk pikuk keramaian kota, menyajikan pemandangan alam yang indah, terutama saat matahari tenggelam hingga malam tiba.
Daya tarik utama bukit ini adalah ilusi visual yang diciptakan oleh lampu-lampu hias yang tertata rapi di antara rimbunnya pepohonan pinus. Efek pencahayaan ini memberikan sensasi layaknya bukit yang diselimuti salju bercahaya dari kejauhan, menghasilkan suasana yang sangat menenangkan dan syahdu, ideal bagi pasangan atau sesi fotografi malam hari yang instagramable.
Untuk memaksimalkan pengalaman pengunjung, Bukit Salju Ngetos menyediakan berbagai fasilitas dan spot foto menarik yang terintegrasi dengan keindahan view pegunungan di sekitarnya. Selain menikmati panorama malam yang memukau, pengunjung dapat bersantai dan berinteraksi di area seperti gazebo yang nyaman. Bagi mereka yang gemar berburu konten visual, tersedia juga rumah pohon dan ayunan yang sengaja didesain untuk menciptakan latar belakang foto yang unik dengan view bukit berlampu sebagai background.
Wisata malam di bukit ini memberikan kesempatan healing total berkat udara pegunungan yang sejuk dan suasana yang memadukan keindahan alam dengan sentuhan artistik pencahayaan modern.
Kesimpulan
Keempat wisata malam di Kabupaten Nganjuk ini menawarkan keragaman yang memuaskan berbagai minat wisatawan. Dua destinasi pertama (Pedestrian A Yani dan Slumbung Food) fokus pada rekreasi dan kuliner di area pusat kota yang ramai. Sementara itu, Jalan Ma Gontor menawarkan kombinasi kuliner dan hiburan malam yang lebih dinamis. Dan yang paling berbeda, Bukit Salju Ngetos, menawarkan spot healing dengan pemandangan alam dan suasana yang romantis di kaki pegunungan, cocok untuk escape singkat.
Popularitas wisata malam di Nganjuk di kalangan anak muda tidak terlepas dari manfaatnya. Malam hari memberikan kesempatan unik untuk bersenang-senang dan bersosialisasi dalam suasana yang lebih santai. Adanya berbagai fasilitas, dari tempat makan yang menyajikan kuliner khas hingga tempat hiburan, memungkinkan wisatawan melakukan berbagai aktivitas yang tidak mungkin dilakukan di siang hari, secara efektif melepaskan diri dari rutinitas harian.
Untuk menikmati wisata malam di Kabupaten Nganjuk dengan aman dan nyaman, pastikan beberapa hal. Pertama, periksa jam operasional setiap spot (Pedestrian A Yani dan Slumbung Food tutup pukul 22.00 WIB) untuk perencanaan yang tepat. Kedua, siapkan pakaian yang nyaman, terutama jika berkunjung ke Bukit Salju Ngetos yang memiliki udara lebih dingin. Ketiga, selalu jaga keamanan barang bawaan dan pastikan berkunjung bersama teman atau orang terdekat.
Komentar
Kirim Komentar