Ulasan Buku "Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik"

Industri teknologi kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Ulasan Buku "Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik" yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
Ulasan Buku "Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik"

Pendahuluan

Buku “Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik (Kualitatif, Kuantitatif, R&D dan Studi Kepustakaan)” karya Dr. Latif Syaipudin, M.Pd, menjadi salah satu terobosan baru dalam dunia pendidikan dan penelitian. Buku ini hadir sebagai solusi untuk mengisi kekosongan literatur yang mampu menjembatani antara dunia akademik dengan praktik jurnalistik.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Diterbitkan oleh Damarwiyata Press LPPM STIE Al-Anwar Mojokerto pada tahun 2025, buku setebal 95 halaman ini menawarkan pendekatan yang unik, sederhana, namun tetap ilmiah dalam memahami metode penelitian lapangan. ISBN 9786239474553 memberikan akses gratis melalui Google Scholar atau Google Play Book.

Isi dan Pendekatan Buku

Secara garis besar, buku ini mengulas empat pilar utama metodologi penelitian yang sering digunakan di dunia akademik, yaitu penelitian kualitatif, kuantitatif, penelitian pengembangan (R&D), dan studi kepustakaan. Keempat pendekatan tersebut dijelaskan dengan bahasa yang ringan dan aplikatif, menjadikannya mudah dipahami oleh mahasiswa Strata-1 maupun pembaca umum yang baru belajar meneliti.

Yang menarik, penulis tidak hanya membahas teori penelitian semata, tetapi juga mengaitkannya dengan pendekatan jurnalistik dalam riset lapangan. Pendekatan ini mendorong peneliti untuk berpikir kritis, tajam dalam observasi, serta sensitif terhadap fakta sosial di sekitar mereka layaknya jurnalis yang mengumpulkan data langsung dari sumber di lapangan.

Penulis juga memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana seorang peneliti dapat memanfaatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai alat utama dalam menggali data. Pendekatan semacam ini menjadikan riset terasa lebih hidup dan kontekstual, tidak sekadar kumpulan teori dan angka.

Kelebihan Buku

Salah satu kelebihan utama buku ini adalah bahasanya yang komunikatif dan sederhana, membuat pembaca pemula tidak merasa terbebani dengan istilah akademik yang rumit. Penulis juga dengan jujur menegaskan bahwa buku ini memang ditujukan bagi mahasiswa tingkat sarjana dan masyarakat umum, bukan untuk kajian mendalam di tingkat pascasarjana.

Selain itu, kehadiran unsur jurnalistik di dalamnya menjadi nilai tambah yang signifikan. Di era keterbukaan informasi saat ini, kemampuan meneliti dengan pendekatan kritis dan komunikatif menjadi bekal penting bagi mahasiswa, terutama mereka yang bergelut di bidang sosial, komunikasi, atau ekonomi.

Buku ini juga menekankan pentingnya etika dalam penelitian, baik dalam hal pengumpulan data maupun dalam menjaga objektivitas hasil riset. Aspek ini sangat relevan, terutama bagi peneliti muda yang seringkali terjebak dalam bias atau kurang memahami pentingnya validitas sumber.

Keterbatasan Buku

Meski memiliki banyak keunggulan, buku ini tetap memiliki keterbatasan. Bagi mahasiswa pascasarjana (Strata-2 dan Strata-3), pembahasan dalam buku ini mungkin terasa terlalu dasar dan kurang mendalam. Beberapa bagian metodologi, seperti analisis statistik kuantitatif dan tahapan pengembangan R&D, disampaikan secara ringkas tanpa perincian teknis yang kompleks.

Namun, hal tersebut tidak mengurangi nilai buku ini sebagai pegangan awal yang sangat baik bagi mahasiswa tingkat sarjana atau peneliti pemula yang ingin memahami dasar-dasar penelitian secara praktis.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, “Pengantar Penelitian Lapangan Sederhana Berbasis Jurnalistik” merupakan buku panduan riset yang efektif, inspiratif, dan aplikatif. Ia tidak hanya mengajarkan metode ilmiah, tetapi juga mengajak pembaca untuk melihat dunia penelitian sebagai aktivitas eksploratif yang hidup mirip dengan kerja jurnalistik yang berlandaskan fakta dan empati sosial.

Dengan gaya penulisan yang sederhana, struktur yang sistematis, serta relevansi dengan kebutuhan akademik masa kini, buku ini layak menjadi bacaan wajib bagi mahasiswa, dosen pembimbing, dan siapa pun yang ingin memahami dasar penelitian dengan cara yang menyenangkan dan membumi.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar