Ternyata Berbahaya! Ini Alasan Medis Mengapa Kamu Tidak Boleh Memencet Jerawat di 'Triangle of Death

Ternyata Berbahaya! Ini Alasan Medis Mengapa Kamu Tidak Boleh Memencet Jerawat di 'Triangle of Death

Jagat maya sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Ternyata Berbahaya! Ini Alasan Medis Mengapa Kamu Tidak Boleh Memencet Jerawat di 'Triangle of Death. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Featured Image

Mengenal Triangle of Death dan Bahaya Memencet Jerawat di Area Ini

Jerawat sering kali dianggap sebagai masalah kecil yang bisa diselesaikan dengan cara memencetnya. Namun, kebiasaan ini justru bisa berdampak buruk terutama jika jerawat muncul di area wajah tertentu yang disebut Triangle of Death.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Triangle of Death adalah wilayah segitiga di wajah yang mencakup hidung hingga sudut bibir. Meski tampak biasa, area ini memiliki hubungan langsung dengan pembuluh darah yang menuju otak. Karena itu, memencet jerawat di bagian ini dapat menyebabkan risiko kesehatan yang lebih serius.

Apa Itu Triangle of Death?

Triangle of Death merujuk pada area wajah yang meliputi hidung, dagu, dan sudut mulut. Di wilayah ini, banyak pembuluh darah mengalir langsung ke otak. Jika jerawat di area ini dipencet, bakteri atau infeksi bisa menyebar ke aliran darah dan menimbulkan komplikasi yang berbahaya.

Meskipun jarang terjadi, dalam kasus sangat langka, infeksi dari jerawat di Triangle of Death bisa berkembang menjadi kondisi medis yang mengancam nyawa. Salah satu contohnya adalah trombosis sinus kavernosus, yaitu pembekuan darah yang bisa memengaruhi otak.

Risiko Memencet Jerawat di Sekitar Hidung

Memencet jerawat di sekitar hidung memang memiliki potensi risiko, meskipun infeksi otak akibat hal ini sangat jarang terjadi. Dengan adanya antibiotik modern, risiko tersebut semakin diminimalkan. Namun, tetap penting untuk waspada. Jika muncul gejala seperti bengkak yang memburuk, nyeri, demam, atau kemerahan yang meluas, segera periksakan diri ke dokter.

Cara Aman Mengatasi Jerawat

Dermatolog umumnya tidak menyarankan memencet jerawat di bagian tubuh mana pun. Hal ini karena bisa menyebabkan bekas permanen, infeksi, hiperpigmentasi pascainflamasi, serta jaringan parut. Untuk perawatan mandiri yang lebih aman, coba lakukan langkah-langkah berikut:

  • Kompres kulit dengan handuk hangat selama beberapa menit untuk membuka pori-pori dan melembutkan jerawat.
  • Gunakan pimple patch yang mengandung benzoyl peroxide atau salicylic acid untuk membantu mengurangi peradangan dan mengeringkan jerawat.
  • Hindari menyentuh wajah terlalu sering dan pastikan tangan bersih sebelum menyentuh wajah.

Pentingnya Perawatan Kulit yang Tepat

Jerawat adalah hal wajar yang bisa dialami siapa saja. Namun, cara kita menanganinya akan sangat memengaruhi kondisi kulit di masa depan. Memencet jerawat, terutama di area berisiko seperti Triangle of Death atau sekitar hidung, hanya akan memperbesar peluang infeksi dan meninggalkan bekas.

Sebaliknya, memilih perawatan yang tepat, menjaga kebersihan kulit, serta berkonsultasi dengan dokter kulit bila diperlukan, akan jauh lebih aman sekaligus menjaga kesehatan wajah dalam jangka panjang. Dengan kesadaran dan penanganan yang benar, jerawat bisa diatasi tanpa menimbulkan efek samping yang merugikan.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar