Tanda-Tanda Penuaan yang Sering Diabaikan dan Penyebabnya

Tanda-Tanda Penuaan yang Sering Diabaikan dan Penyebabnya

Info kesehatan kali ini membahas topik yang penting bagi kita. Terkait Tanda-Tanda Penuaan yang Sering Diabaikan dan Penyebabnya, banyak fakta menarik yang perlu Anda ketahui. Simak penjelasannya.


aiotrade

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Penuaan kulit adalah proses alami yang tidak bisa dihindari, namun banyak orang mulai merasa khawatir ketika kerutan mulai terlihat jelas di wajah. Padahal, perubahan pada kulit sebenarnya sudah dimulai jauh sebelum tanda-tandanya muncul.

Sejak memasuki usia 30-an, tubuh mulai mengalami penurunan fungsi secara bertahap, termasuk pada kulit. Proses ini berjalan pelan dan hampir tidak terasa, sampai akhirnya tanda-tandanya mulai terlihat. Menurut dr. Dhani Juanda, Sp.DVE, founder Clara Skin Care Clinic Jakarta, area mata sering menjadi "alarm" pertama dari penuaan kulit.

Garis-garis halus di sudut mata, yang dikenal sebagai crow’s feet, biasanya muncul lebih dulu. Awalnya tipis dan hanya terlihat saat tersenyum, namun seiring waktu bisa menetap. “Ini yang kita sebut fine lines. Jika dibiarkan, lama-lama bisa berkembang menjadi kerutan yang lebih dalam,” jelas dr. Dhani.

Selain di sekitar mata, tanda penuaan juga bisa terlihat melalui lingkar hitam di bawah mata, munculnya bercak gelap, atau kondisi pigmentasi seperti melasma. Garis lipat senyum atau smile lines pun semakin jelas, memberi kesan wajah terlihat lebih matang dan lelah.

Garis Halus dan Kerutan: Apa Perbedaannya?
Sekilas terlihat mirip, tapi garis halus dan kerutan sebenarnya berada di tahap yang berbeda. Garis halus masih tipis dan dangkal, sering kali berkaitan dengan kulit yang mulai kehilangan kelembapan. Sementara kerutan (wrinkle) sudah lebih dalam dan menetap, menandakan struktur kulit yang melemah.

“Jika wrinkle itu lebih dalam. Kerutan yang dalam. Kalau fine line itu garis-garis. Mulai kerutan tapi masih lebih tipis dan sedikit,” papar dr. Dhani.

Semakin lama kulit dibiarkan tanpa perawatan yang tepat, garis-garis tipis ini akan berubah menjadi kerutan yang sulit disamarkan.

Faktor Penuaan dari Luar dan Dalam
Penuaan kulit tidak hanya dipengaruhi dari luar. Ada faktor intrinsik, yaitu proses alami dari dalam tubuh. Usia, genetik, dan perubahan hormon berperan besar di sini. Pada perempuan, faktor hormonal sangat berpengaruh, terutama menjelang menopause. Kulit terasa lebih kering dan kehilangan kekenyalannya.

Akibatnya, garis-garis halus muncul, kulit mulai mengendur, dan elastisitas berkurang. Secara biologis, kondisi ini juga berkaitan dengan penurunan regenerasi sel dan meningkatnya stres oksidatif di dalam kulit.

Selain proses alami, ada faktor ekstrinsik yang justru bisa mempercepat penuaan. Paparan sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak kulit secara perlahan, membuat teksturnya kasar, warnanya tidak merata, dan memicu munculnya kerutan lebih cepat.

“Karena itu saya selalu menyarankan penggunaan sunscreen setiap hari, bahkan saat berada di dalam ruangan,” kata dr. Dhani.

Paparan sinar UV tetap bisa masuk lewat kaca jendela, terutama di ruangan dengan pencahayaan alami. Tak hanya matahari, rokok, polusi, dan pola makan yang kurang sehat juga memberi dampak besar pada kulit. Kombinasi faktor ini dapat mempercepat munculnya kerutan yang dalam serta pigmentasi kulit yang tidak merata.

Menjaga Kulit Sejak Dini
Penuaan memang tidak bisa dihentikan, tetapi cara kita merawat kulit sangat menentukan bagaimana proses itu terjadi. Mengenali tanda-tandanya awal dan memahami apa saja yang mempercepat penuaan membantu kita mengambil langkah yang lebih bijak.

Salah satu perawatan kulit terbaru untuk menjaga kelembaban kulit sehingga tampak segar adalah Geneo X atau bisa disebut sebagai facial super. Geneo X menjadi salah satu treatment perawatan anti-aging terbaru di Clara Skin Clinic. Perawatan ini membantu melembutkan garis-garis halus, mengurangi kerutan, merevitalisasi kulit kusam, dan memberikan tampilan kulit sehat yang seimbang.

“Spesialnya dari Geneo X adalah treatment untuk anti-aging yang minimal downtime. Selain itu, Anda akan melihat dan merasakan hasil alami sejak perawatan pertama dan secara langsung,” ungkap dr. Kevin Djuanda dari Clara Skin Clinic.

Perawatan wajah Geneo X memberikan terobosan baru dalam perawatan kulit non-invasif, menggabungkan beberapa teknologi dalam satu perangkat dengan eksfoliasi, oksigenasi kulit, radiofrequency, electrical skin activation, serta infusi nutrisi intensif.

Merawat kulit sejak dini bukan soal menolak usia, melainkan menjaga kulit tetap sehat dan nyaman di setiap fase kehidupan. Karena kulit yang dirawat dengan baik akan menua dengan cara yang jauh lebih ramah.

Kesimpulan: Semoga informasi ini bermanfaat bagi kesehatan Anda dan keluarga. Jaga selalu kesehatan dengan pola hidup yang baik.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar