Strategi Erajaya Kuatkan Sektor Non-Elektronik di 2026

Strategi Erajaya Kuatkan Sektor Non-Elektronik di 2026

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Strategi Erajaya Kuatkan Sektor Non-Elektronik di 2026 yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Strategi Erajaya Swasembada Tbk Menuju 2026

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mempersiapkan diri untuk menghadapi tahun 2026 dengan fokus pada penguatan lini bisnis di luar sektor elektronik. Perusahaan berencana untuk memperluas dan memperkuat portofolio bisnis di beberapa segmen yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi, seperti kendaraan listrik, gaya hidup, serta makanan dan gizi.

Chief Strategy Officer PT Erajaya Swasembada Tbk, Patrick Adhiatmadja, menjelaskan bahwa perseroan akan terus mengoptimalkan portofolio bisnis di berbagai segmen yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing dan posisi pasar.

Pengembangan Segmen Kendaraan Listrik

Di segmen kendaraan listrik, Erajaya Active Lifestyle (ERAL) sedang mengembangkan ekosistem bisnis melalui kehadiran merek XPENG, yaitu X9 dan G6. Perseroan juga melakukan berbagai inisiatif pengenalan produk dan penguatan merek guna memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik.

Ekspansi di Segmen Gaya Hidup

Di segmen gaya hidup, ekspansi JD Sports menjadi salah satu langkah utama perseroan dalam memperluas jangkauan dan memperkuat posisi sebagai operator merek internasional. Selain itu, segmen active & smart akan terus diperkuat melalui pengembangan portofolio merek olahraga dan teknologi.

Pada tahun 2025 saja, ERAA telah menghadirkan dua merek baru, yaitu Wilson dan ANTA, yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperluas cakupan bisnisnya.

Penguatan Portofolio Food & Beverage

Tidak ketinggalan, perseroan juga tetap mengoptimalkan portofolio food & beverage. Sepanjang tahun 2025, ERAA berhasil menghadirkan merek CHAGEE di Indonesia melalui pembukaan gerai dan ekspansi. Perluasan jaringan Paris Baguette juga akan terus dilanjutkan.

Patrick menyampaikan bahwa ke depan, ERAA akan terus berfokus pada penguatan positioning, peningkatan kapabilitas organisasi, serta pengelolaan portofolio bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar.

Kinerja Keuangan Hingga Kuartal III-2025

Sebagai informasi, hingga kuartal III-2025, penjualan bersih perseroan meningkat sebesar 7,72% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 52,36 triliun hingga akhir September 2025, dibandingkan dengan Rp 48,61 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, laba bersih perseroan turun tipis sebesar 0,7% yoy menjadi Rp 785,57 miliar, dibandingkan dengan Rp 791,16 miliar pada periode Januari–September 2024.

Meski demikian, Patrick menegaskan bahwa ke depan, ERAA akan terus berfokus pada penguatan positioning, peningkatan kapabilitas organisasi, serta pengelolaan portofolio bisnis yang adaptif terhadap perubahan pasar. Hal ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan daya saing yang kuat di tengah dinamika pasar yang terus berkembang.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar