Siswa SMA Negeri 1 Gedangan Bahagia Dapat MBG, Menu Lezat dan Hemat Uang Saku

Siswa SMA Negeri 1 Gedangan Bahagia Dapat MBG, Menu Lezat dan Hemat Uang Saku

Kabar selebriti kembali membuat heboh netizen. Kali ini beredar kabar tentang Siswa SMA Negeri 1 Gedangan Bahagia Dapat MBG, Menu Lezat dan Hemat Uang Saku yang menjadi trending. Cek faktanya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 1 Gedangan

Di tengah kesibukan belajar, suasana di halaman SMA Negeri 1 Gedangan, Sidoarjo, terasa semangat dan penuh antusias. Setiap hari, sekitar pukul 11.20 WIB, para siswa menantikan momen yang dinanti-nantikan: pembagian makanan bergizi gratis atau yang dikenal dengan MBG.

Koordinator kelas siap berbaris di depan ruang distribusi makanan begitu bel istirahat berbunyi. Mereka menunggu giliran mengambil kotak makan yang berisi menu bervariasi dan bergizi. Suasana riuh dan penuh semangat terasa di setiap sudut sekolah. Program MBG yang sudah berjalan sejak awal September 2025 ini menjadi salah satu program yang paling dinanti oleh siswa.

Akso, siswa kelas 11 (3), mengaku senang dengan program ini. Menurutnya, MBG bukan hanya tentang kenyang, tetapi juga membantu penghematan uang saku dan menjaga semangat belajar. “Dampak positifnya MBG itu uang saku jadi nggak cepet habis,” kata Akso dengan nada semringah.

Menu yang disajikan dalam MBG bervariasi dan rasanya tidak kalah enak dibandingkan makanan kantin. Akso memiliki satu menu favorit yang selalu ia tunggu-tunggu, yaitu makaroni dengan bumbu seperti spaghetti. Ia juga menyebutkan bahwa siswa bisa memberikan masukan melalui catatan kecil yang diselipkan di ompreng makan. “Kadang teman-teman nulis saran menu baru, biar nggak bosan,” tambahnya.

Kina, siswi kelas 11 (8), merasakan manfaat serupa. Ia sering tidak sempat membawa bekal dari rumah, sehingga MBG menjadi solusi yang sangat membantu. “Kadang kita kan nggak sempat bawa bekal, jadi senang banget bisa dapat makanan dari sekolah,” katanya.

Menu yang disajikan tidak hanya mengenyangkan, tapi juga praktis dan cocok untuk siswa yang aktif di berbagai kegiatan. Kina sendiri paling suka ketika menu MBG menyajikan roti atau burger. “Lebih simple gitu, bisa langsung dimakan sambil nongkrong sama teman-teman,” ujarnya.

Antusiasme siswa terhadap MBG terlihat jelas dari suasana setiap kali pembagian tiba. Banyak yang bahkan sudah bersiap sejak pukul 9.00 pagi, tak sabar menanti jam 11.20 tiba. Energi positif itu membuat suasana sekolah terasa lebih hidup dan bersemangat.

Program MBG di SMA Negeri 1 Gedangan tidak hanya memberi manfaat secara gizi, tapi juga ekonomi. Banyak siswa merasa uang saku mereka jadi lebih awet karena kebutuhan makan siang sudah terpenuhi. Selain itu, menu yang diberikan pun tak monoton. Ada nasi, lauk pauk, sayur, buah, hingga makanan modern seperti spaghetti dan roti. Variasi menu ini membuat siswa tetap antusias menunggu setiap harinya tanpa rasa bosan.

Dari sisi kesehatan, MBG membantu menjaga stamina siswa agar tetap fokus mengikuti pelajaran. Mereka tak lagi tergoda jajan sembarangan di luar sekolah yang belum tentu terjamin kebersihannya. Guru dan staf sekolah juga melihat dampak positif dari program ini. Siswa terlihat lebih ceria dan aktif di kelas setelah jam istirahat. Beberapa guru bahkan menyebut konsentrasi belajar meningkat sejak program MBG dijalankan.

Program makan bergizi gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus kesehatan generasi muda. Melalui kolaborasi lintas kementerian, MBG diharapkan bisa menjangkau lebih banyak sekolah di berbagai daerah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menjadi salah satu pihak yang berperan penting dalam memperluas jangkauan program ini.

Mereka mendorong kolaborasi dengan platform digital agar distribusi makanan dapat berjalan cepat, efisien, dan tepat sasaran. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan komitmen kementeriannya untuk mendukung keberlanjutan MBG. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan sektor digital bisa mempercepat penyaluran bantuan makanan bergizi ke seluruh penjuru Indonesia.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Langkah ini menjadi wujud nyata sinergi antara teknologi dan kesejahteraan sosial. Dengan dukungan sistem digital, proses distribusi dan pelaporan MBG bisa dilakukan secara real time, sehingga transparansi dan efektivitasnya lebih terjaga. Di SMA Negeri 1 Gedangan, hasilnya sudah terlihat nyata. Program yang baru berjalan sebulan lebih ini disambut hangat oleh siswa, guru, hingga orang tua.

Banyak orang tua merasa terbantu karena beban biaya makan siang anak mereka berkurang. Para siswa pun semakin termotivasi datang ke sekolah karena tahu akan ada “hadiah” di jam istirahat kedua. Makanan bergizi itu bukan hanya mengisi perut, tapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan di antara mereka.

Kegiatan makan bersama di halaman sekolah menjadi momen kecil yang bermakna besar. Siswa duduk melingkar, berbagi cerita sambil menikmati menu yang sudah disiapkan rapi. Suasana akrab itu membuat jam istirahat terasa lebih hangat.

Dari cerita Akso dan Kina, jelas terlihat betapa program MBG membawa dampak positif yang luas. Bukan hanya soal nutrisi, tapi juga soal keadilan akses dan kebahagiaan sederhana yang mereka rasakan setiap hari. Senyum semringah para siswa menjadi bukti kebijakan pemerintah bisa benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke ruang-ruang kelas.

Program MBG di SMA Negeri 1 Gedangan kini menjadi contoh bagaimana inisiatif sosial dapat menyentuh kebutuhan nyata generasi muda. Dengan semangat kolaborasi, harapan agar MBG terus berlanjut dan berkembang makin besar. Siswa ingin menunya makin beragam, susunya lebih sering, dan kehangatan makan siang bersama terus ada setiap hari.

Di tengah kesibukan belajar dan tekanan ujian yang kian padat, satu hal sederhana mampu menghadirkan semangat baru: sepiring makan bergizi yang membuat perut kenyang, dompet aman, dan hati senang. Program MBG telah menjelma menjadi simbol kecil dari perhatian besar negara untuk masa depan anak-anaknya.

Perluas Jangkauan

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen memperluas jangkauan MBG ke daerah lain. Program ini dirancang agar siswa di berbagai wilayah mendapat akses makanan sehat yang setara. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung agar sinergi ini berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Kesimpulan: Tunggu update selanjutnya dari artis favorit Anda. Jangan lupa untuk share berita ini ke sesama fans.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar