
Pameran Robotika Is Fun 2025 di Sidrap Berikan Ruang Kreativitas Siswa SD dan SMP
Pameran Robotika Is Fun 2025 yang berlangsung di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menjadi ajang penting bagi siswa SD dan SMP untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam bidang teknologi. Acara ini dihadiri oleh berbagai sekolah di wilayah tersebut, dan menampilkan beragam inovasi yang mencerminkan kemampuan teknis dan pemikiran kritis para peserta.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Acara ini diselenggarakan di Lapangan Usman Isa, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, pada hari Selasa, 25 November 2025. Pameran yang digagas oleh MGMP Informatika menjadi yang pertama di Kabupaten Sidrap, bahkan dianggap sebagai pameran robotika pertama di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini menunjukkan antusiasme tinggi terhadap pengembangan teknologi di kalangan pelajar.
Pembukaan Oleh Bupati Sidrap
Kegiatan dibuka langsung oleh Bupati Sidrap, Syaharuddin Arif. Ia hadir bersama Plt. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan H. Sirajuddin, Plt. Kadis Kominfo Mahluddin Sam, Sekretaris Disdikbud Hj. Nurhidayah, serta Ketua MGMP Informatika. Turut hadir juga para kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang mengikuti acara ini.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Arif menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pameran tersebut. Ia menilai kegiatan robotika mampu merangsang kreativitas sekaligus memperkuat kecakapan teknologi siswa sejak dini. Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik sangat penting dalam meningkatkan kemampuan siswa.
“Kita tidak hanya menguasai teori, tapi harus mempraktikkannya. Ketika dipraktikkan, akan lahir karya dan inovasi. Hasil karya itu memberi dampak positif pada mental dan karakter anak-anak kita,” ujarnya.
Mendorong Inovasi Sesuai Potensi Daerah
Bupati juga menekankan pentingnya pembuatan inovasi teknologi yang relevan dengan potensi daerah. Ia menyarankan agar para siswa menciptakan karya yang sesuai dengan kebutuhan sumber daya di Kabupaten Sidrap, termasuk di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan.
“Kita harus ciptakan karya sesuai kebutuhan sumber daya di Kabupaten Sidrap, termasuk di sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan,” tambahnya.
Setelah membuka acara, Bupati bersama rombongan meninjau stan pameran dan menyapa para siswa yang mempresentasikan karya robotika mereka. Para peserta tampak antusias dalam menjelaskan konsep dan proses pembuatan karya mereka.
Inovasi Teknologi yang Menginspirasi
Beberapa karya yang ditampilkan mencerminkan pemahaman mendalam tentang teknologi dan inovasi. Misalnya, ada robot yang dirancang untuk membantu dalam aktivitas pertanian, seperti pengolahan tanah atau pemupukan. Ada pula robot yang dirancang untuk membantu dalam pengawasan ternak, sehingga bisa meningkatkan efisiensi dan produktivitas peternakan.
Selain itu, beberapa siswa juga menampilkan proyek robotika yang lebih sederhana, tetapi tetap menunjukkan kreativitas dan pemahaman teknis. Mereka menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan, tetapi berhasil membuat alat yang fungsional dan berguna.
Peran MGMP Informatika dalam Pengembangan Teknologi
MGMP Informatika, yang menjadi penyelenggara acara ini, berperan penting dalam memfasilitasi pengembangan teknologi di kalangan pelajar. Melalui kegiatan seperti pameran robotika, mereka berupaya memberikan wadah bagi siswa untuk mengekspresikan ide-ide mereka dan meningkatkan keterampilan teknis.
Program ini juga diharapkan dapat menjadi awal dari semangat belajar dan berkarya yang lebih besar. Dengan adanya pameran seperti ini, diharapkan minat siswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Kesimpulan
Pameran Robotika Is Fun 2025 tidak hanya menjadi ajang pameran karya siswa, tetapi juga menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran akan pentingnya teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan komunitas pendidikan, acara ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan berinovasi.
Komentar
Kirim Komentar