
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Peran Rusia dalam Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza
Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menegaskan pentingnya kepatuhan semua pihak terhadap perjanjian gencatan senjata di wilayah Gaza. Ia menyampaikan pesan tersebut dengan tegas, mengingatkan bahwa konflik tidak boleh dilanjutkan dalam kondisi apapun.
Perjanjian gencatan senjata ini telah ditandatangani oleh sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden AS Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 13 Oktober 2025. Kesepakatan ini menjadi langkah penting dalam upaya menghentikan konflik yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Setelah penandatanganan, Hamas membebaskan 20 sandera yang masih hidup yang telah ditahan sejak 7 Oktober 2023. Sebagai imbalannya, Israel melepaskan 1.718 tahanan Palestina dari Gaza dan 250 tahanan lainnya yang menjalani hukuman penjara jangka panjang. Selain itu, Hamas juga mengembalikan jenazah para sandera yang meninggal selama penahanan ke Israel. Sesuai perjanjian, gerakan Palestina ini wajib mengembalikan seluruh 28 jenazah yang tersisa.
Namun, meskipun adanya kesepakatan gencatan senjata, situasi kemanusiaan di Gaza masih sangat memprihatinkan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) turut memberi pernyataan, menyoroti bahwa kelaparan dan penderitaan di wilayah tersebut belum berkurang.
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyatakan bahwa gencatan senjata yang diumumkan dua minggu lalu masih rapuh dan sering dilanggar. Meskipun begitu, ia menilai bahwa adanya gencatan senjata adalah kabar baik bagi masyarakat setempat. Namun, ia menekankan bahwa jumlah bantuan yang diberikan belum cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk Gaza.
Tedros menyoroti bahwa banyak truk yang masuk ke Gaza adalah truk komersial, yang tidak membantu karena masyarakat tidak mampu membeli barang-barang yang ada di dalamnya. Ia juga memperingatkan bahwa evakuasi medis seminggu sekali tidak cukup untuk menangani kondisi kritis pasien. Hanya satu atau dua rute yang tersedia untuk operasi seperti ini, sehingga menyulitkan akses layanan kesehatan.
Ia mendesak Israel untuk mengizinkan pasien berpergian ke Tepi Barat, termasuk Terusan Timur, agar bisa segera menerima perawatan medis. “Bagi sebagian orang, penundaan berarti kematian,” ujarnya. Menurut data WHO, sebanyak 700 orang telah meninggal dunia saat menunggu pengobatan.
Tantangan dalam Mempertahankan Gencatan Senjata
Meskipun adanya kesepakatan gencatan senjata, tantangan besar tetap ada. Kepatuhan semua pihak menjadi kunci untuk memastikan bahwa perdamaian dapat bertahan. Dalam hal ini, peran internasional sangat penting, termasuk partisipasi negara-negara yang terlibat dalam penandatanganan perjanjian.
Selain itu, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan yang lebih besar dan akses yang lebih mudah juga harus dipenuhi. Tanpa dukungan yang memadai, situasi di Gaza akan tetap memburuk, dan dampaknya akan terasa secara luas.
Dengan demikian, diperlukan komitmen kuat dari semua pihak untuk mematuhi perjanjian dan memastikan bahwa hak-hak dasar penduduk Gaza terpenuhi. Ini bukan hanya tentang keamanan, tetapi juga tentang keadilan dan kemanusiaan.
Komentar
Kirim Komentar