Rupiah Naik Tipis Hari Ini, Sentuh Rp16.748,50 per Dolar AS

Rupiah Naik Tipis Hari Ini, Sentuh Rp16.748,50 per Dolar AS

Dunia bisnis menghadapi dinamika baru hari ini. Kabar mengenai Rupiah Naik Tipis Hari Ini, Sentuh Rp16.748,50 per Dolar AS menjadi informasi krusial bagi para pelaku pasar. Berikut rinciannya.


aiotrade,
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Senin (22/12/2025). Penguatan ini sejalan dengan kinerja beberapa mata uang lain di kawasan Asia yang juga mengalami peningkatan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Berdasarkan data dari Bloomberg, rupiah dibuka menguat sebesar 0,01% ke posisi Rp16.748,50 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS turut menguat sebesar 0,02% ke level 98,61.

Selain rupiah, beberapa mata uang negara-negara Asia juga menunjukkan penguatan. Yen Jepang menguat 0,31%, dolar Singapura naik 0,03%, dolar Taiwan meningkat 0,16%, dan won Korea menguat 0,01%. Sementara itu, rupee India menguat 1,07%, baht Thailand naik 0,15%, serta peso Filipina menguat 0,13%.

Sebelumnya, Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi menjelaskan bahwa penguatan indeks dolar AS pada pekan lalu disebabkan oleh penurunan tingkat inflasi di AS. Indeks harga konsumen (CPI) inti AS pada November 2025 turun ke level terendah sejak awal tahun 2021. Namun, para ekonom memperingatkan bahwa penutupan pemerintah AS selama 43 hari dapat memengaruhi data yang digunakan dalam rilis tersebut.

Selain itu, meredanya inflasi di AS membuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga semakin kuat. Namun, pasar tetap bersikap skeptis karena data tenaga kerja AS menunjukkan kondisi yang solid.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyampaikan bahwa ia yakin pembicaraan untuk mengakhiri perang di Ukraina hampir mencapai titik terang. Hal ini disampaikan menjelang pertemuan AS dengan pejabat Rusia akhir pekan ini.

Dari dalam negeri, Bank Dunia memberi peringatan terkait kesehatan fiskal Indonesia dalam jangka menengah. Proyeksi menunjukkan bahwa defisit APBN akan melebar secara konsisten hingga mendekati batas psikologis 3% hingga 2027.

Perkembangan ini terjadi karena penurunan rasio pendapatan negara dan peningkatan beban utang. Ibrahim menilai, defisit fiskal terhadap PDB diproyeksikan akan melebar menjadi 2,9% pada 2027.

Proyeksi ini lebih tinggi dibandingkan realisasi defisit Oktober 2025 yang tercatat sebesar 2,0% terhadap PDB, maupun target UU APBN 2026 yang menetapkan defisit di level 2,7%.

“Konsekuensi dari seretnya pendapatan dan melebarnya defisit adalah kenaikan rasio utang pemerintah,” katanya.

Seiring dengan sentimen-sentimen tersebut, Ibrahim memproyeksikan bahwa pada perdagangan hari ini, Senin (22/12/2025), rupiah akan bergerak fluktuatif dan cenderung ditutup melemah di level Rp16.750–Rp16.780 per dolar AS.

U.S. DOLLAR / INDONESIAN RUPIAH - TradingView

Kesimpulan: Semoga informasi mengenai Rupiah Naik Tipis Hari Ini, Sentuh Rp16.748,50 per Dolar AS ini bermanfaat bagi keputusan bisnis Anda. Salam sukses dan pantau terus perkembangan pasar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar