Puteri Kecantikan Thailand Kehilangan Gelar Usai Video Lama Viral

Puteri Kecantikan Thailand Kehilangan Gelar Usai Video Lama Viral

Media sosial sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang penasaran kebenaran di balik Puteri Kecantikan Thailand Kehilangan Gelar Usai Video Lama Viral. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Featured Image

Pemecatan Miss Grand Prachuap Khiri Khan 2026 Akibat Video Lama

Pada tanggal 20 September 2025, Suphannee "Baby" Noinonthong resmi dinobatkan sebagai Miss Grand Prachuap Khiri Khan 2026. Ia mewakili provinsi tempatnya tinggal dalam kontes kecantikan Thailand. Namun, hanya sehari setelah pengangkatannya, Baby harus kehilangan gelar tersebut akibat munculnya video lama yang viral di media sosial.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Video tersebut menunjukkan bahwa Baby pernah terlibat dalam aktivitas yang dianggap tidak sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh peserta kontes kecantikan. Dengan alasan ini, pihak penyelenggara mengumumkan pencopotan gelarnya pada 21 September 2025.

Dalam pernyataan resmi mereka, panitia menyebutkan bahwa Miss Grand Prachuap Khiri Khan 2026 petahana terbukti terlibat dalam kegiatan tertentu yang bertentangan dengan semangat dan prinsip kontes. Oleh karena itu, jabatannya diberhentikan. Meskipun tidak disebutkan secara detail, video yang beredar menunjukkan bahwa Baby pernah terlibat dalam pemotretan dan video dewasa.

Penjelasan dari Baby

Menanggapi keputusan tersebut, Baby mengunggah permintaan maaf melalui akun Facebook pribadinya. Ia mengakui bahwa ia pernah terlibat dalam aktivitas tersebut di masa lalu. Menurut penuturannya, keputusan itu ia ambil karena tekanan ekonomi dan kebutuhan mendesak untuk merawat ibunya yang saat itu sedang sakit dan terbaring di tempat tidur.

"Saya tidak punya pilihan lain. Semua itu saya lakukan demi ibu saya," tulis Suphannee Baby dalam unggahannya. Ia juga menyampaikan penyesalan atas tindakan masa lalunya dan berharap publik dapat memahami situasi yang ia alami.

Perasaan dan Harapan Baby

Selain itu, Baby juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanannya dalam dunia kontes kecantikan. Ia berharap agar publik bisa memaafkannya dan memberinya kesempatan untuk belajar dari kesalahan masa lalunya.

Kejadian ini menimbulkan banyak reaksi di kalangan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri. Banyak yang menyayangkan nasib Baby yang begitu cepat berubah dari pemenang kontes menjadi tersangka pelanggaran aturan. Di sisi lain, beberapa orang juga memberikan dukungan dan simpati terhadap kondisi keluarganya.

Dampak Terhadap Kontes Kecantikan

Peristiwa ini juga memicu diskusi tentang standar dan etika yang diterapkan dalam kontes kecantikan. Banyak pihak menilai bahwa penilaian terhadap peserta tidak hanya berdasarkan penampilan fisik, tetapi juga perilaku dan latar belakang hidupnya.

Beberapa ahli menyarankan agar penyelenggara kontes lebih bijak dalam menilai kandidat, termasuk mempertimbangkan kondisi dan latar belakang hidup peserta. Mereka berpendapat bahwa setiap individu memiliki masa lalu yang bisa saja tidak sempurna, namun hal itu tidak selalu menjadi alasan untuk mengambil keputusan drastis seperti pencopotan gelar.

Kesimpulan

Kasus Baby menunjukkan betapa pentingnya menjaga keseimbangan antara prinsip kontes dan kepekaan terhadap kondisi hidup peserta. Meskipun keputusan pihak penyelenggara diambil dengan alasan tertentu, penting bagi masyarakat untuk tetap memberikan ruang bagi seseorang untuk belajar dan berkembang dari kesalahan masa lalunya.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar