
JAKARTA, aiotrade
- Gigi yang terasa linu dan gusi yang nyeri akibat radang sering kali menjadi keluhan masyarakat. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan saat sedang makan, minum, atau bahkan berbicara.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Namun, tidak semua orang bisa langsung pergi ke dokter gigi. Terkadang, rasa sakit pada gigi atau gusi muncul di malam hari. Lalu, apa saja pertolongan pertama yang bisa dilakukan?
“Beberapa hal sederhana bisa dilakukan di rumah. Pertama, jika ada peradangan pada gusi atau gigi terasa linu, cobalah berkumur dengan air garam,” ujar Guru Besar Ilmu Periodonsia di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Prof. Dr. Amaliya, drg., M.Sc., Ph.D., saat ditemui di Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2025).
Jika berkumur dengan air garam belum efektif, kamu bisa mencoba menggunakan tanaman herbal seperti daun sirih. Petik daunnya dan rebus. Setelah air mendidih dan agak menyusut, matikan kompor dan biarkan dingin. Sisihkan daun sirih, lalu gunakan air rebusannya sebagai obat kumur.
Kapan harus ke dokter gigi?
Menurut drg. Amaliya, jika rasa nyeri atau linu terjadi pada malam hari, cukup berkumur dengan air garam atau rebusan daun sirih. Namun, pada pagi hari, sebaiknya segera pergi ke dokter gigi.
“Kadang-kadang besok paginya, ‘Ah udahlah enggak usah ke dokter lagi karena sudah enggak sakit’. Sebaiknya tetap berkonsultasi ke dokter gigi,” kata dia.
Sebab, hanya dokter gigi yang mengetahui pasti penyebab gigi linu atau gusi nyeri yang kamu alami.
Apabila rasa linu atau nyeri hanya terjadi sesekali, kamu tetap harus pergi ke dokter gigi. Tidak perlu menunggu sampai rasa sakit kembali muncul.
“Dalam kondisi sehat pun kita tetap harus memeriksakan diri ke dokter gigi. Minimal satu tahun sekali atau dua kali. Jadi, kalau ada penyakit yang ringan, itu bisa langsung segera ditangani supaya tidak menjadi lebih parah atau lebih sakit dari sebelumnya,” jelas drg. Amaliya.
Manfaat berkumur dengan air garam
Disadur dari situs web Siloam Hospitals, Minggu (21/12/2025), air garam bisa dimanfaatkan sebagai obat kumur karena memiliki beragam manfaat, selain untuk meredakan gigi linu dan radang gusi.
Beberapa manfaatnya antara lain:
- Meredakan nyeri tenggorokan ringan yang disebabkan oleh flu. Sebab, air garam bisa membantu mengurangi jumlah bakteri dan virus di rongga mulut.
- Berkumur dengan air garam juga bisa membantu meredakan batuk atau pilek akibat alergi, seperti alergi karena paparan serbuk. Larutan air garam juga bisa mengencerkan lendir yang muncul sebagai reaksi alergi, yang mungkin mengiritasi tenggorokan.
- Sariawan juga bisa diatasi dengan berkumur air garam karena membantu membunuh bakteri yang ada di sekitar luka sariawan, sehingga luka lekas mengering dan sembuh.
Sementara itu, air rebusan daun sirih memiliki manfaat lain, seperti menghilangkan bau mulut.
Sebab, daun sirih mengandung antiseptik yang bisa membantu membunuh bakteri penyebab bau mulut. Berkumur dengan air rebusan daun sirih juga bisa membuat napas lebih segar.
Komentar
Kirim Komentar