Pertama Kali Menggenggam Samsung Galaxy TriFold, HP Lipat Tiga yang Ringkas

Pertama Kali Menggenggam Samsung Galaxy TriFold, HP Lipat Tiga yang Ringkas

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Pertama Kali Menggenggam Samsung Galaxy TriFold, HP Lipat Tiga yang Ringkas yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pengenalan Samsung Galaxy Trifold

Samsung Galaxy Trifold hadir sebagai smartphone lipat tiga pertama yang diluncurkan oleh Samsung. Dengan mekanisme in-ward folding berbentuk “G”, layar utamanya memiliki ukuran 10 inci yang terbentang seperti tablet. Selain itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan sistem getar otomatis untuk mencegah kesalahan urutan melipat.

Layar Super Lebar dan Multitasking

Layar super lebar pada Samsung Galaxy Trifold mendukung multitasking dan produktivitas. Pengguna dapat membuka hingga tiga aplikasi sekaligus, serta menggunakan fitur floating apps dan extended screen yang mirip dengan tablet atau PC dengan keyboard dan mouse.

Spesifikasi Flagship dan Fitur AI Canggih

Samsung Galaxy Trifold dibekali dengan spesifikasi flagship dan fitur AI canggih. Ponsel ini mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy, kamera utama 200 MP, baterai 5.600 mAh dengan fast charging 45 watt, serta dukungan Galaxy AI dan Gemini Live untuk pengalaman penggunaan yang lebih pintar.

Pengujian dan Pengalaman Pengguna

Meskipun belum resmi dirilis di Indonesia, KompasTekno mendapat kesempatan untuk melihat, memegang, dan menjajal langsung HP lipat tiga Galaxy Trifold dari Samsung secara eksklusif. Saat pertama kali melihat Samsung Galaxy Trifold, tampilan layarnya tampak begitu lega layaknya tablet. Smartphone ini memiliki mekanisme lipatan in-ward folding, menyerupai huruf G sehingga layar utamanya akan terlindungi saat kondisi terlipat.

Namun, mekanisme lipatan ini ada urutannya. Ketika dalam posisi dibentangkan dan ingin dilipat, sisi sebelah kiri menjadi bagian layar yang dilipat lebih dulu, baru disusul dengan sisi sebelah kanan. Sebab, di bagian belakang layar sebelah kanan adalah modul kamera belakang.

Untuk mengantisipasi kesalahan pengguna dalam melipat smartphone, sistem bakal otomatis mengeluarkan efek getaran untuk menginformasikan pengguna ada kesalahan urutan melipat layar. Notifikasi ini mempermudah pengguna yang masih belum terbiasa dengan mekanisme in-ward folding ini.

Layar Lebar Layaknya Tablet

Dengan mengunggulkan layarnya yang lebar, Samsung Galaxy Trifold menawarkan pengalaman untuk kebutuhan multitasking, produktivitas, hingga menikmati konten dengan cara yang baru dan unik. Dari pengujian kami, layar berdiagonal 10 inci itu dapat membuka setidaknya 3 jendela aplikasi sekaligus secara bersamaan. Masing-masing jendela aplikasi bisa disetel ukurannya sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, ketika membuka aplikasi peramban untuk melakukan riset, Anda bisa juga membuka Samsung Notes dan aplikasi lain bersamaan. Hanya dengan tap aplikasi dan geser ke ujung layar. Sistem akan langsung otomatis membagi layar menjadi dua hingga tiga bagian bergantung dari jumlah aplikasi yang dibuka.

Nah, jika tiga jendela aplikasi sudah aktif, aplikasi keempat dan seterusnya hanya bisa dimunculkan dengan mode floating. Aplikasi tersebut akan tampak “mengambang” di layar utama Galaxy Trifold. Floating apps bisa dipindah posisi, hingga diperbesar ukurannya sesuai dengan kebutuhan.

Fungsi lain yang tidak kalah menarik adalah Galaxy Trifold bisa dijadikan sebagai Extended Screen. Fitur ini memungkinkan perangkat terhubung ke monitor eksternal supaya dapat pengalaman dual-screen yang mulus. Namun, jika tidak ingin dijadikan monitor tambahan, Samsung Trifold dijadikan sebagai layar monitor utama. Hanya perlu menghubungkan smartphone melalui koneksi Bluetooth untuk disambungkan ke papan ketik atau mouse, layar langsung bisa diakses layaknya tablet dengan aksesoris keyboard atau PC.

Spesifikasi Layar dan Performa

Soal spesifikasinya, Samsung Galaxy Trifold menawarkan layar berukuran 10 inci dengan panel Dynamic AMOLED 3x QXGA+, refresh rate 120 Hz, dan brightness yang mentok di angka 1.600 nits. Sementara itu, layar depannya memiliki spesifikasi yang sama, tetapi menawarkan ukuran lebih kecil, yakni 6,5 inci dan brightness-nya di 2.600 nits.

Kesimpulannya, layar lipat tiga terbaru Samsung ini menawarkan pengalaman layaknya mengakses tablet dengan cara yang lebih pintar. Pengguna yang gemar membuat konten atau ingin mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus cukup dimanjakan dengan fitur-fitur produktivitas seperti ini.

Desain dan Bobot

Punya banyak lipatan, tapi masih nyaman digenggam. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Samsung Trifold mengusung mekanisme dua lipatan. Dalam kondisi dilipat, ketebalannya mencapai 12,9 mm, sedangkan ketika dibentangkan sekitar 3,9mm. Untuk bobotnya berada di angka 309 gram. Meski demikian, ketika digenggam dalam kondisi terlipat menggunakan satu telapak tangan wanita dewasa, smartphone ini masih cukup nyaman digenggam.

Boleh jadi, rasa nyaman tersebut dikarenakan bodi perangkat yang dirancang tipis menyerupai Samsung Galaxy Z Fold 7. Alhasil, ketika dilipat, Samsung Galaxy Trifold masih mampu memberikan kesan nyaman yang “pas”. Meski begitu, bobot Samsung Galaxy Trifold masih terbilang cukup berat bila dibandingkan dengan Galaxy Z Fold 7. Sementara itu, bicara soal lebar bodi dari perangkat, sensasinya mirip seperti menggenggam Samsung S25 Ultra.

Spesifikasi Kamera dan Performa

Samsung Galaxy Z TriFold mengusung konfigurasi kamera mirip seperti Galaxy Z Fold 7. Di bagian belakang ada tiga kamera yang disusun secara vertikal dalam sebuah modul berbentuk lonjong. Ketiga kamera ini mencakup kamera utama 200 MP (f/1.7), kamera telefoto 10 MP (f/2.4, 3x optical zoom), dan kamera ultrawide 12 MP (f/2.2, bidang pandang 120 derajat).

Di bagian layar utama dan sekunder, terdapat kamera selfie yang masing-masing memiliki resolusi 10 MP (f/2.2). Dari sisi performa, Galaxy Z TriFold ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang performanya juga mungkin mirip dengan Galaxy Z Fold 7. Ponsel ini didukung dengan RAM 16 GB dan media penyimpanan (storage) 512 GB atau 1 TB.

Pada sektor daya, Samsung Galaxy Z TriFold ditopang baterai berkapasitas 5.600 mAh yang mendukung pengisian cepat hingga 45 watt. Fitur pendukung yang ada di ponsel ini mencakup fitur kecerdasan buatan (AI) Galaxy AI dan Gemini Live yang diklaim lebih canggih dari ponsel Samsung sebelumnya.

Rencana Peluncuran dan Ketersediaan di Indonesia

Smartphone anyar ini rencananya baru akan dirilis terbatas ke beberapa negara, seperti di pasar China, Taiwan, Singapura, Uni Emirat Arab, hingga Amerika Serikat (AS). Untuk ketersediaannya di Indonesia, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia Ilham Indrawan mengungkapkan Samsung Galaxy Trifold belum akan dirilis ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Untuk saat ini, belum. Kami ingin lihat respons dari pasar, khususnya para konsumen terhadap peluncuran Galaxy Trifold. Untuk saat ini, kami belum ada rencana membawa ini (Samsung Trifold) ke Indonesia, sejauh ini,” ujar Ilham kepada KompasTekno saat diwawancarai langsung, Jumat (19/12/2025).

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar