PBSI Sumbar raih medali perak Kejurnas 2025 di Malang, buka sejarah baru

PBSI Sumbar raih medali perak Kejurnas 2025 di Malang, buka sejarah baru

Isu politik kembali mencuat. Mengenai PBSI Sumbar raih medali perak Kejurnas 2025 di Malang, buka sejarah baru, publik menanti dampak dan realisasinya. Simak laporannya.

Sejarah Baru untuk PBSI Sumatera Barat di Kejurnas 2025

Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Barat berhasil mencatatkan sejarah baru dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2025 yang berlangsung di Malang, Jawa Timur, pada 15–20 Desember 2025. Pencapaian ini menjadi momen penting bagi bulutangkis daerah yang selama ini sering menghadapi tantangan dalam meraih prestasi nasional.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Atlet Sumatera Barat, Agil Wahyudi, sukses meraih medali perak di nomor tunggal dewasa umum. Ini adalah pertama kalinya atlet dari daerah tersebut menerima medali di kategori dewasa dalam sejarah keikutsertaan PBSI Sumbar di Kejurnas PBSI. Prestasi ini menjadi bukti nyata kemajuan pembinaan atlet bulutangkis di Ranah Minang.

Ketua Umum PBSI Sumatera Barat, Ardiles Utama, menyampaikan apresiasi terhadap capaian Agil Wahyudi. Menurutnya, pencapaian ini sangat luar biasa karena sebelumnya, PBSI Sumbar belum pernah meraih medali di kategori dewasa dalam ajang nasional.

“Ini pencapaian yang cukup luar biasa. Kita belum pernah mendapatkan medali pada Kejurnas di kategori dewasa. Medali perak yang diraih Agil Wahyudi menjadi sejarah baru bagi PBSI Sumatera Barat,” ujar Ardiles.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dan disiplin dalam latihan. Menurutnya, prestasi tidak bisa diraih secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang dan usaha yang sungguh-sungguh.

“Tidak ada prestasi yang datang dengan cepat. Semua butuh proses panjang, latihan yang konsisten, dan disiplin yang kuat. PBSI Sumatera Barat akan mendukung penuh atlet yang benar-benar serius ingin berprestasi,” tegas Ardiles.

Ardiles menambahkan bahwa prestasi Agil Wahyudi merupakan kelanjutan dari tren positif atlet Sumatera Barat di tingkat nasional. Pada Kejurnas PBSI 2024, Sumatera Barat meraih medali emas melalui Muhammad Yusuf di nomor tunggal putra taruna. Saat ini, Yusuf telah bergabung di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) PBSI dan menorehkan prestasi internasional, termasuk menjadi juara pertama Czech Open.

Manajer Tim PBSI Sumatera Barat, M. Wahid, yang menyaksikan langsung laga final, menilai Agil telah tampil maksimal. Ia mengapresiasi penampilan Agil yang menunjukkan mental bertanding yang baik.

“Agil sudah mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada laga final. Ia bermain maksimal dan menunjukkan mental bertanding yang baik,” ujar M. Wahid.

Sekretaris Umum PBSI Sumatera Barat, Tjandra Anggriawan, juga menyampaikan hal senada. Ia menilai keberhasilan Agil tidak lepas dari latihan yang disiplin dan usaha keras yang dilakukan oleh atlet serta dukungan berbagai pihak.

“Keberhasilan Agil tidak terlepas dari latihan yang disiplin dan usaha keras. Dukungan para pecinta bulutangkis di Sumatera Barat juga sangat berperan. Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung PBSI Sumatera Barat,” katanya.

Di sisi lain, Agil Wahyudi menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bersyukur masih dipercaya PBSI Sumatera Barat untuk mewakili daerah pada Kejurnas ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung. Saya juga bersyukur masih dipercaya PBSI Sumatera Barat untuk mewakili daerah pada Kejurnas ini,” ujarnya.

Agil berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan membawa nama Sumatera Barat semakin diperhitungkan di tingkat nasional.

Kesimpulan: Mari kita kawal terus perkembangan isu ini. Suarakan pendapat Anda dengan bijak di kolom komentar.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar