OpenAI Rilis Mode Klinis dan Fitur Suara Speak First untuk ChatGPT

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada OpenAI Rilis Mode Klinis dan Fitur Suara Speak First untuk ChatGPT yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.
OpenAI Rilis Mode Klinis dan Fitur Suara Speak First untuk ChatGPT

Fitur Baru OpenAI yang Membuat Heboh Dunia Teknologi

OpenAI, perusahaan kecerdasan buatan (AI) ternama asal San Francisco, terus memperluas kemampuan produk-produknya dengan meluncurkan berbagai fitur baru. Beberapa bulan terakhir, perusahaan ini telah menghadirkan aplikasi Sora untuk iOS dan mengumumkan integrasi aplikasi pihak ketiga dalam ChatGPT.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Baru-baru ini, seorang sumber internal mengklaim menemukan bukti adanya "mode klinisi" baru dalam Chatbot tersebut. Mode ini diduga merupakan fitur khusus yang dirancang untuk diskusi medis atau layanan kesehatan. Spekulasi ini semakin kuat karena OpenAI disebut sedang mengembangkan fitur khusus bernama "model speak first" untuk obrolan suara.

Tibor Blaho, insinyur utama di AIPRM, membagikan rangkaian kode baru dari versi web ChatGPT dalam sebuah postingan di X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter). Dalam kode tersebut, muncul referensi terhadap mode klinisi baru. Meski tidak ada detail lebih lanjut, netizen berspekulasi bahwa mode ini merujuk pada kemampuan konsultasi medis dan layanan kesehatan ChatGPT.

Beberapa pihak percaya bahwa OpenAI sedang mengembangkan GPT medis khusus untuk mode ini. Namun, kemungkinan besar jika mode klinisi sedang dibangun, fitur ini akan didukung oleh GPT-5 itu sendiri. Keyakinan ini muncul karena OpenAI menyoroti kesehatan sebagai fokus utama GPT-5 saat diperkenalkan pada bulan Agustus lalu.

Saat itu, perusahaan tersebut mengklaim bahwa GPT-5 adalah model terbaik OpenAI untuk pertanyaan-pertanyaan terkait kesehatan. Model ini memberdayakan pengguna untuk mendapatkan informasi dan mengadvokasi kesehatan mereka. Selain itu, GPT-5 bertindak lebih seperti mitra berpikir aktif, mampu secara proaktif menandai potensi masalah.

Model ini juga dikatakan cukup mampu mengajukan pertanyaan untuk menyempurnakan responsnya berdasarkan konteks, tingkat pengetahuan, dan geografi pengguna. Mode klinisi dapat menjadi ruang khusus untuk kemampuan ini, yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konsultasi medis tambahan dari chatbot, sebelum atau sesudah kunjungan ke dokter.

Perlu dicatat bahwa OpenAI menekankan bahwa ChatGPT tidak menggantikan tenaga medis profesional. Pengguna tetap harus mengandalkan ahli kesehatan untuk diagnosis dan pengobatan.

Fitur Kedua: "Model Speak First Prompt"

Fitur kedua yang disebutkan dalam string kode tersebut diberi label "model speak first prompt". Fitur ini kemungkinan akan ditambahkan ke Mode Suara. Deskripsinya menyebutkan, "Sapa pengguna dengan ramah. Lokal pengguna adalah {locale}, gunakan bahasa mereka. Singkat saja, tidak lebih dari beberapa kata."

Meskipun fitur-fitur ini disebutkan dalam kode, bukan berarti fitur tersebut sedang dikembangkan oleh perusahaan. Pengembang sering kali lupa menghapus kode untuk proyek yang sudah tidak relevan dan menambahkan proyek yang masih dalam proses pengembangan. Seringkali, fitur-fitur ini tidak pernah dipublikasikan. Kecuali OpenAI mengonfirmasi kedua fitur ini.


Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar