ONE Championship - Tendangan Brutal Hancurkan Tawanchai dalam 52 Detik, Liu Mengyang Ajak Superbon B

ONE Championship - Tendangan Brutal Hancurkan Tawanchai dalam 52 Detik, Liu Mengyang Ajak Superbon B

Dunia olahraga tengah memanas hari ini. Terkait ONE Championship - Tendangan Brutal Hancurkan Tawanchai dalam 52 Detik, Liu Mengyang Ajak Superbon B, para suporter tentu sudah menanti kepastian beritanya. Simak informasi terbarunya.


Liu Mengyang, petarung berusia 22 tahun dari Tiongkok, mencuri perhatian dunia olahraga dengan kemenangan spektakuler dalam pertandingan utama ONE Friday Fights 137. Dalam laga kelas bulu kickboxing yang digelar di Lumpinee Stadium, Bangkok, Thailand, ia berhasil menghentikan juara kelas bulu Muay Thai ONE Championship, Tawanchai PK Saenchai, hanya dalam waktu kurang dari satu menit.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Pertandingan ini berlangsung pada malam Jumat (19/12/2025) dan langsung memancing antusiasme penonton yang memadati arena. Sejak peluit dimulai, Tawanchai langsung melancarkan serangan teep keras yang mendaratkan Liu ke kanvas. Namun, Liu tidak gentar dan segera membalas dengan pukulan kanan tajam yang memaksa sang juara mundur ke tali ring.

Pertarungan berubah menjadi perang terbuka seperti yang telah dijanjikan oleh Liu sebelumnya. Meski Tawanchai mencoba mengatur tempo dengan teknik teep andalannya, strategi Liu justru lebih efektif. Setiap kali Tawanchai mencoba masuk, Liu langsung merespons dengan tendangan keras ke kaki depan lawannya. Serangan ini terus mengenai titik yang sama.

Pada tendangan keempat, Tawanchai terduduk di kanvas dengan ekspresi kesakitan. Wasit mulai menghitung, namun Tawanchai gagal bangkit sebelum hitungan selesai. Liu pun meraih kemenangan TKO hanya dalam 52 detik di ronde pertama lewat tendangan brutal yang menghancurkan semangat Tawanchai.

“Saya mendengar suara yang renyah. Kakinya terlalu tipis atau mungkin kaki saya yang terlalu kuat,” ujar Liu Mengyang setelah pertandingan. Ia juga menyampaikan rasa senang dan bersemangat, tetapi sedikit khawatir akan kondisi Tawanchai. “Saya melihat kakinya terluka dan saya sedikit khawatir. Semoga dia bisa segera sembuh.”

Kemenangan ini membuktikan bahwa Liu bukanlah nama sembarangan di kelas bulu. Rekornya kini menjadi 35-7 dengan tiga kemenangan di ONE Championship. Setahun lalu, nama Liu hampir tidak dikenal di luar China. Kini, ia telah mengalahkan tiga petarung top dalam waktu singkat.

Berikut adalah beberapa pertandingan penting yang pernah ia menangkan:

  • Masaaki Noiri: Pada akhir 2024, Liu berhasil menjatuhkan mantan juara K-1, Masaaki Noiri, sekali.
  • Shadow Singha Mawynn: Beberapa bulan kemudian, petarung asal Thailand ini tersungkur satu kali sebelum akhirnya kalah dari Liu.
  • Tawanchai PK Saenchai: Kemenangan terbaru yang sangat spektakuler dalam waktu kurang dari satu menit.

Kekuatan pukulan dan tendangan Liu terbukti mematikan untuk siapa pun yang berhadapan dengannya. Usai menang, Liu langsung mengirim tantangan kepada petarung lain.

“Untuk pertarungan selanjutnya, saya ingin sabuk. Superbon, saya ingin sabuk Anda. Ini saatnya melingkarkan sabuk itu di pundak saya,” tegas Liu di tengah ring.

Pertandingan ini menjadi langkah besar bagi Liu dalam kariernya. Dengan kemenangan yang begitu cepat dan dramatis, ia semakin dikenal sebagai salah satu petarung terkuat di kelas bulu. Bagi penggemar olahraga bela diri, ini adalah momen yang tak terlupakan.

Kesimpulan: Jangan lewatkan aksi atlet/tim kebanggaan Anda. Nantikan terus update pertandingan selanjutnya hanya di portal kami.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar