NeutraDC: Pusat Data yang Mendorong Perkembangan AI di Indonesia

NeutraDC: Pusat Data yang Mendorong Perkembangan AI di Indonesia

Industri teknologi kembali dihebohkan dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada NeutraDC: Pusat Data yang Mendorong Perkembangan AI di Indonesia yang membawa inovasi baru. Berikut ulasan lengkapnya.


Di balik perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang semakin pesat di berbagai sektor, terdapat elemen penting yang menjadi fondasi utama dari semua inovasi tersebut, yaitu infrastruktur data center.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Seorang ahli di bidang IT Automation & Security dari NeutraDC, MD Septianto atau dikenal dengan nama Adi, menjelaskan bahwa keberadaan data center yang tangguh, efisien, dan aman sangat krusial dalam memaksimalkan potensi AI di Indonesia.

"Kadang kita menggunakan gadget, browsing di laptop, PC, atau menonton TV, tapi kita tidak tahu bahwa konten-konten tersebut tersimpan di suatu ruangan yang disebut data hall. Data hall ini adalah bagian dari kawasan yang dikenal sebagai data center," jelas Adi saat berbicara dalam acara aiotradeAI for Indonesia 2025, Kamis (23/10), di Djakarta Theater, Jakarta Pusat.

Adi mengungkapkan bahwa NeutraDC telah mengoperasikan total kapasitas daya data center hingga sekitar 60 MW. Infrastruktur ini tersebar di 26 lokasi tier 2, 3 lokasi data center enterprise class, serta 2 fasilitas hyperscale di Cikarang yang akan segera dibuka di Batam.


Menurut Adi, fokus utama dari data center bukan hanya seberapa besar jumlah data yang bisa ditampung, tetapi juga menjaga kenyamanan dan stabilitas lingkungan agar proses pengolahan data berjalan optimal.

"Connectivity harus baik, selain itu mesin-mesin di dalamnya juga harus tangguh. Masyarakat dapat langsung merasakan kenyamanan layanan-layanan yang hadir di atas infrastruktur tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa masuknya pemain global seperti platform e-commerce, layanan game, hingga aplikasi AI internasional ke Indonesia membuat kebutuhan akan infrastruktur semakin meningkat. Ia menekankan bahwa perlu adanya tujuan jelas dalam mencapai atau menentukan arah saat AI ingin dioptimalkan.

Selain kesiapan infrastruktur, kolaborasi lintas sektor disebut sebagai kunci dalam mempercepat ekosistem AI di Indonesia. Industri telekomunikasi, penyedia data center, dan pengembang aplikasi perlu bekerja sama agar adopsi AI lebih luas dan inklusif.

"Kolaborasi sangat penting karena tidak mungkin masyarakat bisa menikmati layanan AI yang ada saat ini tanpa adanya kerja sama dari seluruh elemen," tambah Adi.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Sampaikan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar