Motorola G57 Power Resmi Hadir di Indonesia, HP Murah dengan Baterai 7.000 mAh dan Tahan Banting

Motorola G57 Power Resmi Hadir di Indonesia, HP Murah dengan Baterai 7.000 mAh dan Tahan Banting

Industri teknologi kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Motorola G57 Power Resmi Hadir di Indonesia, HP Murah dengan Baterai 7.000 mAh dan Tahan Banting yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.


PR GARUT -
Akhir tahun sering menjadi momen yang tepat untuk memperbarui perangkat teknologi, termasuk ponsel. Di kisaran harga Rp3 jutaan, tersedia banyak pilihan ponsel, tetapi tidak semua menawarkan kombinasi baterai besar dan daya tahan yang baik. Motorola G57 Power hadir sebagai solusi yang menarik di tengah persaingan ini.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Motorola kembali menghadirkan lini "Power" yang dikenal dengan kemampuan baterai yang sangat tahan lama. Ponsel ini ditujukan kepada pengguna aktif yang membutuhkan perangkat yang bisa bertahan sepanjang hari tanpa perlu sering mengisi daya.

Selain baterai besar, Motorola G57 Power juga memiliki desain yang menarik dengan pilihan warna yang tidak biasa. Pendekatan ini membuatnya tampil berbeda dari ponsel kelas menengah lainnya yang cenderung monoton.

Dari segi performa, Motorola G57 Power menjadi salah satu ponsel pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 6s Gen 4 dengan fabrikasi 4 nm. Chipset ini dirancang untuk efisiensi daya dan kinerja stabil, serta mendukung jaringan 5G untuk kebutuhan konektivitas masa depan.

Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan internal 256 GB UFS 2.2. Kombinasi ini cukup lega untuk kelas harganya dan mampu menangani multitasking, penggunaan harian, hingga gaming ringan tanpa kendala signifikan.

Hasil uji kinerja menunjukkan skor AnTuTu yang mendekati 900 ribu poin. Dalam penggunaan nyata, ponsel ini mampu menjalankan game populer dengan stabil. Meski game berat masih bisa dimainkan, namun hanya pada pengaturan rendah, dan suhu perangkat tetap terjaga di bawah 40 derajat Celsius.

Daya tarik utama Motorola G57 Power adalah baterai dengan kapasitas 7.000 mAh berbasis silicon battery. Daya tahan baterainya sangat impresif, bahkan dalam penggunaan normal bisa bertahan hingga dua hari. Pengujian intensif menunjukkan konsumsi baterai yang lebih irit dibanding rata-rata ponsel di kelasnya.

Dari sisi desain dan ketahanan, Motorola membekali ponsel ini dengan sertifikasi IP64 dan standar militer MIL-STD-810H. Bagian belakang menggunakan material vegan leather yang memberikan grip nyaman dan kesan premium. Pilihan warna Pantone juga menjadi ciri khas yang menonjol.

Di sektor kamera, Motorola G57 Power mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 600 dan kamera ultra-wide 8 MP. Hasil fotonya tajam, warna natural, dan cukup konsisten untuk kebutuhan fotografi harian. Kamera depan 8 MP mendukung perekaman hingga resolusi 2K.

Layarnya berukuran 6,72 inci menggunakan panel IPS LCD beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz. Meskipun belum AMOLED, tampilannya tajam dan halus untuk scrolling serta konsumsi konten. Layar ini juga dilindungi Corning Gorilla Glass 7i untuk perlindungan ekstra.

Dari sisi software, Motorola tetap mempertahankan tampilan Android yang bersih dan minim aplikasi bawaan. Berbagai fitur tambahan seperti Smart Connect, Family Space, mode fokus, serta dukungan AI membuat pengalaman penggunaan terasa lebih lengkap tanpa terasa berlebihan.

Kesimpulannya, Motorola G57 Power merupakan pilihan menarik di kelas Rp3 jutaan bagi pengguna yang mengutamakan baterai super awet, bodi tangguh, dan performa stabil. Ponsel ini cocok untuk pengguna aktif, pekerja lapangan, mahasiswa, hingga siapa pun yang ingin perangkat andal tanpa harus sering mengisi daya.

Kesimpulan: Bagaimana pendapat Anda mengenai teknologi ini? Apakah sesuai ekspektasi Anda? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar