Menjelang Kedatangan Jutaan Jemaah, DLH Banjarmasin Siaga Sampah Melonjak

Menjelang Kedatangan Jutaan Jemaah, DLH Banjarmasin Siaga Sampah Melonjak

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Menjelang Kedatangan Jutaan Jemaah, DLH Banjarmasin Siaga Sampah Melonjak. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Persiapan Menghadapi Lonjakan Sampah di Kota Banjarmasin

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta kehadiran jutaan jemaah yang akan datang ke Sekumpul Martapura, Kabupaten Banjar pada 27–29 Desember 2025, volume sampah di Kota Banjarmasin diprediksi melonjak secara signifikan. Kenaikan ini tidak hanya terjadi karena aktivitas masyarakat biasa, tetapi juga akibat adanya lonjakan jumlah pengunjung.

Lonjakan aktivitas jemaah tersebut akan berdampak langsung pada produksi sampah harian. Untuk mengantisipasi kondisi ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin telah meningkatkan kesiapsiagaan baik dari sisi personel maupun armada angkutan sampah.

Staf Pengawas Angkutan Sampah dari DLH Banjarmasin, M Fajar Ramadhan, menjelaskan bahwa peningkatan volume sampah diperkirakan mencapai 20 hingga 40 persen per hari. Ia menyebutkan bahwa pola ini hampir selalu terjadi setiap awal dan akhir tahun, meskipun fluktuatif, pasti ada kenaikan.

Saat ini, rata-rata produksi sampah di Banjarmasin berada di kisaran 400–500 ton per hari. Angka ini dihitung dari jumlah penduduk yang dikalikan estimasi produksi sampah harian sebesar 0,7 kilogram per orang.

Strategi Khusus untuk Mengelola Sampah

DLH Banjarmasin telah menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi lonjakan sampah. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain:

  • Pengaturan ulang manajemen petugas
  • Optimalisasi armada angkutan sampah
  • Penerapan program Surung Sintak, sistem pengangkutan berbasis estafet pada jam-jam tertentu

Fajar menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan penyapu jalan, pengawas TPS3R, dan akan melanjutkan ke para sopir angkutan. Hal ini dilakukan karena momen Nataru dan 5 Rajab akan terjadi pada waktu yang berdekatan.

Selain itu, upaya pengendalian volume sampah juga diperkuat melalui TPS3R dan Pusat Daur Ulang (PDU). Dengan program pengurangan sampah sebesar 30–35 persen, volume sampah yang masuk ke sistem Banjarbakula saat ini hanya sekitar 200 ton per hari.

Sejak Oktober lalu, DLH Banjarmasin juga telah dilibatkan dalam kerja sama lintas daerah untuk penanganan sampah momen 5 Rajab di Martapura. Fajar menegaskan bahwa ini adalah dua momen besar yang datang bersamaan, sehingga persiapan harus lebih matang.

Peran Kota Banjarmasin sebagai Pintu Utama

Banjarmasin menjadi salah satu pintu utama pergerakan jemaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan hingga provinsi tetangga. Sebagai kota penyangga, kapasitas pengangkutan dan pengolahan sampah harus ditingkatkan.

Untuk mendukung kebersihan selama puncak kegiatan 5 Rajab pada 27–29 Desember, DLH Banjarmasin menyiapkan 20 armada pengangkut sampah. Koordinasi juga dilakukan bersama DLH Kabupaten Banjar serta daerah lintasan jemaah seperti Tanah Laut, Banjarbaru, Balangan, Hulu Sungai Selatan, dan Barito Kuala.

Daerah-daerah ini dilibatkan karena berada di jalur pergerakan jemaah. Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat memastikan kebersihan lingkungan selama perayaan berlangsung.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar