
Apa Itu Desil dalam Data Bansos?
Desil adalah pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 kelompok, mulai dari Desil 1 (paling miskin) hingga Desil 10 (paling mampu). Pemerintah menggunakan desil sebagai dasar prioritas penyaluran bantuan sosial (bansos). Desil menentukan jenis bansos yang bisa diterima, mulai dari PKH, BPNT, PIP, BLT, hingga bansos tambahan di wilayah tertentu.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bagaimana Mekanisme Desil Bekerja?
Status desil tidak permanen. Masyarakat dapat mengajukan pembaruan atau penurunan desil jika kondisi ekonomi berubah, misalnya kehilangan pekerjaan, penghasilan menurun, atau bertambah tanggungan keluarga. Proses penurunan desil dapat dilakukan melalui:
- Petugas desa/kelurahan
- Aplikasi atau sistem Cek Bansos secara mandiri
Hasil survei dan verifikasi inilah yang menentukan apakah seseorang layak turun desil atau tidak.
Proses Pengajuan Penurunan Desil
Perlu diketahui, proses ini tidak instan. Perubahan status desil biasanya memerlukan waktu:
- Paling cepat sekitar satu tahap pencairan bansos (±3 bulan)
- Dalam beberapa kasus, proses bisa memakan waktu hingga bertahun-tahun
Kesabaran dan kelengkapan data menjadi kunci agar permohonan pembaruan desil berhasil.
Faktor yang Membuat Desil Tetap Tinggi
Meski sudah mengajukan pembaruan, beberapa faktor dapat membuat desil tetap tinggi:
- Memiliki penghasilan tetap
- Usia masih produktif
- Tidak memiliki anggota keluarga rentan
- Pengeluaran relatif tinggi
- Memiliki aset
Orang yang memiliki sumber penghasilan rutin cenderung tetap berada di desil menengah ke atas. Individu yang masih bekerja atau mampu mandiri secara ekonomi sering dianggap kurang prioritas untuk bansos. Keluarga tanpa balita, lansia, ibu hamil, atau penyandang disabilitas biasanya dianggap lebih mampu secara ekonomi. Jika pengeluaran rutin cukup besar atau tidak proporsional dengan pendapatan, desil bisa tetap tinggi. Kepemilikan rumah, kendaraan, atau aset bernilai lain bisa memengaruhi posisi desil.
Jenis Bansos Berdasarkan Desil
Status desil juga menentukan jenis bansos yang dapat diajukan:
- Desil 1–4: Berpeluang menerima PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT / Sembako, PIP (Program Indonesia Pintar), BLT (Bantuan Langsung Tunai), dan bansos tambahan lainnya
- Desil 5: Umumnya hanya berkesempatan menerima BPNT / Sembako
- Desil 6–10: Tidak lagi menjadi prioritas penerima bansos
Jika bansos tidak cair karena desil tinggi, masyarakat tidak perlu panik. Status desil dapat diperbarui melalui mekanisme resmi, baik via petugas desa/kelurahan maupun aplikasi Cek Bansos. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua permohonan penurunan desil berhasil, karena faktor ekonomi, usia, kondisi keluarga, dan kepemilikan aset turut menjadi pertimbangan.
Pentingnya Memahami Aturan Desil
Memahami aturan desil 1–10 akan membantu masyarakat tidak salah paham mengenai prioritas penerima bansos dan memperbesar peluang bantuan cair tepat waktu. Dengan memahami mekanisme desil, masyarakat dapat lebih bijak dalam mengajukan permohonan dan memastikan bahwa bantuan sosial yang mereka butuhkan benar-benar tersalurkan.
Komentar
Kirim Komentar