Mahasiswa FSP UNHAN RI Analisis Strategi Pertahanan Jepang untuk Memperkuat Posisi Indonesia di Indo

Mahasiswa FSP UNHAN RI Analisis Strategi Pertahanan Jepang untuk Memperkuat Posisi Indonesia di Indo

Pasar smartphone kembali ramai dengan kabar terbaru. Sorotan publik kali ini tertuju pada Mahasiswa FSP UNHAN RI Analisis Strategi Pertahanan Jepang untuk Memperkuat Posisi Indonesia di Indo yang menawarkan spesifikasi menarik. Berikut ulasan lengkapnya.

Seminar Hasil Studi Lapangan Luar Negeri Mahasiswa FSP Unhan RI

Seminar hasil studi lapangan luar negeri mahasiswa Fakultas Strategi Pertahanan (FSP) Universitas Pertahanan Republik Indonesia kembali menegaskan komitmen perguruan tinggi pertahanan ini dalam membangun kapasitas strategis generasi muda. Dengan tema “Learning From Japan’s Defense Strategy in the Indo-Pacific to Strengthen Indonesia’s National Defense”, kegiatan ini menghadirkan paparan mendalam dari mahasiswa sekaligus respon dari para pakar pertahanan Indonesia dan Jepang.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Acara dibuka oleh Dekan FSP, Mayjen TNI Oktaheroe Ramsi yang menekankan pentingnya pemahaman geopolitik Indo-Pasifik dan pembelajaran dari negara mitra strategis seperti Jepang. "Pengalaman akademik yang diperoleh mahasiswa melalui Kuliah Kerja Luar Negeri (KKLN) merupakan landasan penting dalam merumuskan strategi pertahanan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi kawasan," ucapnya saat membuka seminar, Rabu, 26 November 2025.

Sesi diskusi semakin kaya dengan kehadiran para responden tingkat tinggi, yakni Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, Direktur Kebijakan Strategis Pertahanan Kementerian Pertahanan; Vahd Nabyl A. Mulachela, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Kemenlu (ASPASAF); serta Captain (N) Sho Hamakawa, Atase Pertahanan Jepang untuk Indonesia.

Kehadiran ketiganya memberikan perspektif langsung mengenai dinamika pertahanan regional dan arah kebijakan dua negara di Indo-Pasifik. Dalam presentasi hasil KKLN, mahasiswa setiap program studi memaparkan analisis mereka soal transformasi strategi pertahanan Jepang, mulai dari National Security Strategy, kebijakan Free and Open Indo-Pacific (FOIP), postur maritim, hingga diplomasi pertahanan Jepang yang menekankan interoperabilitas, kesiapan menghadapi ancaman non-tradisional, dan penguatan aliansi regional.

Paparan disampaikan oleh sejumlah mahasiswa, antara lain Ita Nurjanah, Raffi Muhammad Rahmaward, Yasmin Mumtazah, Hangga Fernandy Jendra, Muhammad Raya Quby, serta Ni Wayan Sukreni. Mereka menyoroti bagaimana praktik pertahanan Jepang dapat menjadi rujukan bagi Indonesia, khususnya dalam peningkatan situational awareness, penguatan industri pertahanan, dan strategi maritim di kawasan yang semakin kompetitif.

Kolaborasi Indonesia dan Jepang dalam Bidang Pertahanan

Seminar ini juga menunjukkan eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Jepang, khususnya dalam bidang pertahanan. Keduanya telah menjalin kerja sama strategis yang mencakup pengembangan kapasitas militer, pelatihan bersama, peningkatan keamanan maritim, hingga kerja sama industri pertahanan termasuk penyediaan peralatan dan transfer teknologi.

Kolaborasi ini menjadi fondasi bagi stabilitas kawasan Indo-Pasifik yang terbuka, inklusif, dan berbasis aturan internasional. Melalui penyelenggaraan seminar ini, FSP Unhan RI memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan studi strategis yang mendorong pemahaman lintas negara dan kolaborasi akademik.

Pembelajaran dari pengalaman Jepang tidak sekadar memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga memperluas kontribusi akademik dalam perumusan strategi pertahanan nasional yang futuristik dan responsif terhadap dinamika Indo-Pasifik.

Kesimpulan: Bagaimana komentar Anda mengenai teknologi ini? Apakah layak ditunggu? Tuliskan opini Anda di kolom komentar di bawah.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar