
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Pengalaman Menyentuh Louis Tomlinson Saat Menerima Kabar Kematian Liam Payne
Louis Tomlinson, mantan anggota One Direction, baru-baru ini berbagi cerita yang sangat menyentuh tentang momen ketika ia mengetahui kabar duka kematian rekan satu bandnya, Liam Payne. Dalam wawancara di podcast 'Diary of a CEO', ia mengungkap perasaan yang terjadi saat menerima kabar tersebut.
Momen yang Penuh Duka
Menurut pengakuan Tomlinson, ia mendengar kabar kematian Liam Payne dari Niall Horan. Saat itu, ia sedang berada di dalam mobil di Los Angeles. Ia menggambarkan momen itu sebagai salah satu hari paling berat dalam hidupnya. Liam Payne meninggal dunia pada usia 31 tahun setelah jatuh dari balkon kamar hotelnya di Buenos Aires, Argentina, pada 16 Oktober 2024.
"Saya mengetahuinya dari Niall," ujar Tomlinson dalam wawancara tersebut. Ia mengatakan bahwa rasa kehilangan itu membuatnya teringat dengan saat adik perempuannya, Felicite, yang meninggal secara mendadak pada tahun 2019.
Rasa Bersalah dan Kesedihan
Tomlinson mengaku merasa tidak cukup melakukan hal untuk membantu Payne, meskipun ia sudah berusaha sekuat tenaga. "Saya pikir saya bisa membantunya, tapi ternyata perjuangannya jauh lebih dalam," katanya. Ia juga mengungkap bahwa Payne sempat melalui masa-masa sulit menjelang kepergiannya.
Meski begitu, Tomlinson menggambarkan Payne sebagai seseorang yang lucu, positif, dan penuh kebaikan. Ia mengatakan bahwa kedekatan mereka setelah One Direction bubar menjadi kenangan berharga yang tak akan pernah ia lupakan.
Mengenang Liam Payne di Media Sosial
Setelah kabar duka itu, Tomlinson membagikan foto kenangan mereka di Instagram dan menulis pesan emosional untuk mengenang Payne sebagai saudara yang luar biasa. Dalam unggahannya, ia menulis betapa ia bersyukur telah menjadi bagian dari kehidupan Payne. Ia juga menyampaikan kerinduan untuk bisa berbagi panggung lagi bersamanya.
"Aku ingin sekali berbagi panggung bersamamu lagi, tapi itu tak akan terjadi," tulis Tomlinson dalam unggahannya.
Harapan untuk Mengenang Payne
Dalam bagian akhir wawancara di podcast, Tomlinson menyatakan bahwa dirinya ingin memastikan bahwa Payne dikenang sebagaimana mestinya. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota One Direction mengagumi Payne, meski jarang mengungkapkannya secara langsung ketika masih bersama di band.
"Dia benar-benar seseorang yang akan selalu kami kenang dengan penuh cinta dan hormat," ujar Tomlinson. Ia berharap bahwa ingatan tentang Payne akan tetap hidup dan diingat oleh banyak orang.
Kesimpulan
Cerita Louis Tomlinson tentang kematian Liam Payne memberikan gambaran tentang perasaan yang mendalam dan kesedihan yang dialami oleh para rekan satu band. Ini juga menjadi pengingat bahwa setiap kehilangan memiliki dampak besar bagi mereka yang ditinggalkan. Dengan berbagi pengalaman ini, Tomlinson tidak hanya mengenang Payne, tetapi juga mengajak orang lain untuk merayakan kehidupan dan warisan yang ditinggalkannya.
Komentar
Kirim Komentar