
Penyebab dan Gejala Kemerahan pada Kulit Bayi Akibat Iritasi
Kemerahan pada kulit bayi sering kali menjadi tanda adanya iritasi. Namun, tidak semua kasus kemerahan terlihat sama. Ada yang muncul dengan bintik-bintik kecil atau rasa gatal, sementara yang lain hanya menunjukkan kemerahan tanpa gejala tambahan.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Dr. Hans Natanael, Sp.A., BCCS, CIMI, CBATR, C.HydroT, seorang dokter spesialis anak, menjelaskan bahwa gejala iritasi pada bayi bisa berbeda-beda tergantung kondisi kulit dan reaksi tubuhnya.
- “Bisa tentunya ya. Jadi tidak hanya kan tadi saya katakan muncul kemerahan, gatal, dan rasa tidak nyaman. Kadang-kadang memang manifestasinya adalah bisa muncul kayak bintik-bintik ruam seperti kecil-kecil begitu ya, dan itu bisa sekali. Tetapi manifestasinya belum tentu pada tiap anak itu sama gitu ya. Mungkin hanya ada juga yang kemerahan tidak sampai bintik-bintik.”
Gejala utama yang umum ditemukan adalah kemerahan di area yang terkena iritasi. Namun, untuk beberapa bayi, gejalanya bisa lebih ringan, seperti hanya rasa tidak nyaman tanpa disertai bintik-bintik.
Jenis Iritasi pada Kulit Bayi
Iritasi pada kulit bayi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk:
-
Pakaian atau tekstil yang tidak nyaman
Pakaian yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis dapat mengganggu sirkulasi udara dan menyebabkan iritasi. -
Pemakaian produk perawatan kulit yang tidak sesuai
Produk yang mengandung bahan kimia keras atau alergen bisa menyebabkan reaksi kulit pada bayi. -
Keringat berlebih
Bayi memiliki kelenjar keringat yang masih berkembang, sehingga mudah mengalami iritasi akibat keringat yang menumpuk. -
Ruam popok
Ruam popok adalah salah satu jenis iritasi paling umum pada bayi.
Tips Merawat Kulit Bayi dari Iritasi
Untuk mencegah dan merawat iritasi pada kulit bayi, dr. Hans Natanael menyarankan beberapa langkah penting:
-
Jaga kebersihan kulit bayi secara rutin
Bersihkan kulit bayi dengan air bersih dan sabun lembut agar tidak mengiritasi kulit. -
Gunakan bahan alami dan hypoallergenic
Pilih produk perawatan kulit yang aman dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya. -
Hindari penggunaan popok terlalu lama
Ganti popok secara berkala untuk mencegah ruam popok. -
Berikan perlindungan kulit dengan minyak alami
Minyak kelapa atau minyak zaitun bisa digunakan sebagai pelindung alami untuk kulit bayi.
Profil Dokter Spesialis Anak
dr. Hans Natanael, Sp.A, BCCS, CIMI, CBATR, C.HydroT adalah seorang dokter spesialis anak yang aktif memberikan informasi kesehatan anak melalui media sosial. Ia juga sering menjadi narasumber dalam acara kesehatan seperti Beauty Health dan Healthy Talk.
Pendidikan dan sertifikasi yang ia miliki mencakup:
- SMA Dian Harapan, Cikarang lulus pada tahun 2010.
- Universitas Kristen Maranatha, Bandung dengan jurusan Saraja Kedokteran lulus tahun 2014 dan Profesi Dokter lulus tahun 2016.
- Universitas Sam Ratulangi / RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado lulus sebagai PPDS Ilmu Kesehatan Anak pada tahun 2023.
Selain itu, ia juga memiliki sertifikasi dari berbagai institusi internasional seperti:
- The Board Certified Cognitive Specialis (BCCS)
- Certified Infant Massage Instructor (CIMI)
- Baby Spa – Basic & Advance (CBTR dan CBATR)
- Certified Hydrotherapist (C.HydroT)
- Indonesian Breastfeeding Course for Clinicans (Konselor Laktasi)
- Konselor PMBA (Pemberi Makan Bayi & Anak)
Komentar
Kirim Komentar