Kolesterol Tinggi Picu Jantung dan Stroke, Ini Cara Menghindarinya

Kolesterol Tinggi Picu Jantung dan Stroke, Ini Cara Menghindarinya

Media sosial sedang ramai membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Kolesterol Tinggi Picu Jantung dan Stroke, Ini Cara Menghindarinya. Berikut fakta yang berhasil kami rangkum.
Featured Image

Pentingnya Menjaga Kadar Kolesterol dalam Tubuh

Menjaga kadar kolesterol dalam darah tetap seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Kolesterol yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, seperti gangguan jantung, stroke, hingga masalah pencernaan. Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak yang diproduksi oleh hati dan juga bisa diperoleh dari makanan yang dikonsumsi. Kadar normal kolesterol pada orang dewasa biasanya berada di bawah 200 mg/dl. Jika hasil pemeriksaan darah menunjukkan angka di atas 240 mg/dl, maka kondisi ini sudah termasuk dalam kategori kolesterol tinggi atau disebut juga hiperkolesterolemia.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Bahaya Kolesterol Tinggi bagi Kesehatan

Ketika kolesterol menumpuk di dalam tubuh, hal ini dapat membentuk plak di dinding arteri. Plak tersebut dapat mengganggu aliran darah dan memicu berbagai penyakit berbahaya, antara lain:

  1. Serangan Jantung
    Plak kolesterol yang pecah dapat menyebabkan pembentukan gumpalan darah. Saat aliran darah menuju jantung terhambat, serangan jantung bisa terjadi dan bahkan berujung pada kematian mendadak.

  2. Stroke
    Gumpalan darah juga bisa menyumbat aliran darah ke otak. Kondisi ini berisiko memicu stroke dan menyebabkan kerusakan permanen pada saraf tubuh.

  3. Nyeri Dada (Angina)
    Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyempitan arteri yang membawa darah ke jantung. Akibatnya, muncul gejala nyeri dada atau angina, yang menjadi tanda awal dari penyakit arteri koroner.

  4. Batu Empedu
    Banyak orang tidak mengetahui bahwa lebih dari 80% kasus batu empedu dipengaruhi oleh kadar kolesterol yang terlalu tinggi. Ketidakseimbangan cairan empedu dapat menyebabkan kolesterol mengkristal dan membentuk batu.

Penyebab Kolesterol Tinggi

Beberapa faktor dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh, antara lain:

  • Pola makan tidak sehat
    Mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan gorengan secara rutin dapat meningkatkan kadar kolesterol.

  • Obesitas
    Indeks Massa Tubuh (BMI) di atas 30 meningkatkan risiko kolesterol tinggi.

  • Kurang aktivitas fisik
    Jarang berolahraga dapat menyebabkan peningkatan kolesterol jahat (LDL) dan penurunan kolesterol baik (HDL).

  • Merokok
    Kebiasaan merokok merusak pembuluh darah, menurunkan HDL, dan memicu penumpukan lemak.

Cara Mencegah Kolesterol Tinggi

Beruntungnya, kolesterol tinggi dapat dicegah dengan gaya hidup sehat. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menjaga berat badan ideal
    Dengan pola makan seimbang dan menjaga berat badan sesuai dengan standar kesehatan.

  • Rutin berolahraga
    Lakukan olahraga minimal 30 menit sehari, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang.

  • Mengurangi makanan berlemak jenuh
    Ganti makanan berlemak dengan sayur, buah, serta sumber lemak sehat seperti alpukat, kacang, dan ikan.

  • Berhenti merokok
    Merokok merusak pembuluh darah, sehingga penting untuk berhenti agar sistem kardiovaskular tetap sehat.

  • Rutin memeriksa kadar kolesterol
    Terutama jika memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung, pemeriksaan berkala sangat dianjurkan.

Kolesterol tinggi bukan sekadar angka di hasil pemeriksaan darah. Kondisi ini bisa menjadi pemicu berbagai penyakit mematikan jika diabaikan. Dengan menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, serta menghindari rokok, kadar kolesterol dapat dikendalikan sehingga tubuh tetap sehat dan terhindar dari risiko penyakit serius.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa bagikan artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan berita heboh ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar