
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Sejarah Unik Karyawan Apple dengan Nama Mirip Samsung
Pada tahun 2012, terjadi kejadian yang sangat unik di Apple Store Vancouver, Kanada. Seorang karyawan bernama Sam Sung bekerja di toko ritel tersebut dan akhirnya menjadi viral karena namanya sangat mirip dengan merek pesaing Apple, yaitu Samsung. Meskipun penulisannya berbeda, nama Sam Sung membuat orang-orang terkejut dan tertarik untuk mengetahui lebih dalam.
Peran Sam Sung di Apple Store
Sam Sung bekerja sebagai "Specialist" di Apple Store Vancouver. Dalam perannya, dia diberikan kartu nama resmi yang mencantumkan nama lengkapnya, jabatan, alamat, serta situs web yang merujuk ke Apple Store tempat dia bekerja. Kartu nama ini menjadi bahan perhatian publik setelah seseorang mengunggahnya di forum online Reddit. Banyak orang menyadari bahwa Samsung adalah merek kompetitor Apple, sehingga kejadian ini langsung menjadi viral.
Respons dari Pihak Apple
Mengetahui adanya keramaian, pihak Apple segera menghubungi Sam Sung untuk memastikan apakah dia mengetahui tentang unggahan kartu namanya atau tidak. Saat itu, Sam Sung mengaku sangat takut dan hanya ingin fokus pada pekerjaannya. Selain itu, seorang reporter juga mendekati Sung ketika dia sedang bekerja. Untuk menghindari sorotan media, Apple "mengamankannya" dari toko dan memberitahu karyawan lain agar menyamarkan identitas Sam Sung.
Dalam praktiknya, Sam Sung berpura-pura menjadi orang lain ketika pengunjung bertanya, sehingga keramaian tentang dirinya mereda. Kejadian ini menjadi pengalaman tak terlupakan baginya hingga akhirnya dia memutuskan untuk mengganti nama belakangnya menjadi Struan. Nama ini diambil dari salah satu tempat favoritnya di Skotlandia.
Alasan Mengganti Nama
Keputusan untuk mengganti nama dilakukan agar Sam tidak ingin dikenal karena lelucon di internet. Ia mengatakan bahwa sebelum peristiwa itu viral, ia tidak pernah terpikir untuk menggunakan nama baru. Namun, momen tersebut mengubah segalanya. Ia merasa hanya akan menjadi lelucon online karena bukan dikenal berkat pekerjaan hebat atau menjadi filantropis.
Perubahan nama ini dilakukan setelah Sam resign dari Apple Store. Di Apple Store Vancouver, ia hanya bekerja selama satu tahun sebelum memutuskan untuk beralih dari dunia ritel.
Aktivitas Amal Setelah Berhenti dari Apple
Setelah tidak lagi bekerja di Apple, Sam Struan melelang beberapa barang seperti kartu nama dan seragam lama sebagai amal. Kartu nama yang ia gunakan saat bekerja di Apple terjual lebih dari 2.500 dollar AS atau sekitar Rp 41,5 juta. Ia mengatakan bahwa senang bisa memanfaatkan momen yang awalnya menakutkan bagi dirinya, walaupun hanya lelucon, tetapi bisa melakukan sesuatu yang positif juga.
Kesimpulan
Kisah Sam Sung menunjukkan betapa pentingnya kebijakan perusahaan dalam menghadapi situasi yang tidak terduga. Meski awalnya menjadi viral, Sam berhasil mengubah situasi tersebut menjadi peluang yang positif. Dengan mengganti nama dan melakukan aktivitas amal, ia membuktikan bahwa bahkan momen yang tidak diinginkan bisa menjadi pelajaran berharga dalam hidup.
Komentar
Kirim Komentar