Bintang Emon Berperan Sebagai Iyas, Figur Pria Support System dalam Film Suka Duka Tawa
Bintang Emon, seorang komika ternama, kembali mencuri perhatian lewat perannya di film Suka Duka Tawa (2026). Film yang digarap oleh Aco Tenri ini menampilkan Bintang sebagai sosok bernama Iyas. Karakter yang diperankannya digambarkan sebagai pria suportif, tenang, dan penuh empati. Berbeda dari persona komedinya yang sering tampil satire dan nyeleneh, Bintang justru dipercaya membawakan karakter yang kerap disebut orang-orang sebagai sosok green flag. Selama konferensi pers di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (19/12/2025), Bintang membagikan cerita menarik tentang dinamika karakter maupun tantangan yang ia rasakan selama proses syuting.
AIOTRADE
TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.
Bintang Emon Sebut Karakter Iyas sebagai Support System untuk Tawa

Bintang menjelaskan bahwa Iyas hadir sebagai penopang emosional bagi Tawa, karakter utama yang diperankan Rachel Amanda. "Jadi di sini kayak teman-teman lihat, Iyas kan sebagai support system untuk Tawa," jelasnya.
Ia menggambarkan Iyas sebagai figur pria matang, sosok yang tak goyah saat menghadapi ujian. "Dia bagian bijak dan berwibawa. Sama seperti Mang Saswi, gak terlalu sulit lah, ya?" candanya sembari menoleh ke arah Sasongko Widjanarko.
Rachel Amanda yang duduk di sampingnya pun ikut menimpali guyonan Bintang dengan celetukan, "Katanya green forest lu, udah bukan green flag lagi."
Ungkap Kesulitan Saat Memerankan Karakter Cowok Green Flag

Di balik kesan hangat dan dewasa, Bintang justru merasa tertantang memerankan karakter yang nyaris "sempurna" itu. Menurutnya, karakter seperti Iyas cukup sulit dimainkan.
"Justru dikasih peran yang berwibawa dan bijak itu buat gua amat-amat susah, ya. Kayaknya terlalu mantep orang ini deh, melihat semuanya tuh selalu ada jawaban," ungkapnya.
Alih-alih merasa relate, Bintang malah mengaku iri dengan karakter yang ia perankan sendiri. Ia bahkan ingin memiliki support system seperti Iyas di kehidupan nyata.
"Gua tuh pengen punya temen yang kayak dia (Iyas). In real life punyanya kayak Arif Brata. Jadi gak ketemu nih," katanya, yang langsung disambut tawa dari awak media.
Makna Support System Bagi Bintang Emon

Ketika ditanya lebih jauh soal arti support system, Bintang memberikan jawaban reflektif. Baginya, support system adalah ruang aman yang menjaga seseorang saat kondisi mental sedang rapuh.
"Support system tuh apa, ya? Kayak 'jaringnya' buat kita, gitu. Kita tuh sebagai manusia hatinya naik turun keadaannya, kuat lemahnya," ujarnya.
Saat seseorang sedang merasa kuat, mungkin dunia bisa dihadapi sendirian. Namun, ketika berada di titik terlemah, keberadaan orang-orang terdekat menjadi sangat krusial.
"Ketika kita kuat, mungkin kita bisa menghadapi dunia ini sendirian, 'Aku lah manusia strong'," lanjut Bintang.
Bintang kemudian diminta mengucapkan salah satu kutipan ikonik dari Iyas, yang sering melontarkan kalimat-kalimat menenangkan sepanjang film.
"Jangan ditanggung semuanya sendirian, ada kita di sini," ucapnya disambut tepuk tangan dari satu studio.
Alasan Rachel Amanda Pakai Poni Palsu di Film Suka Duka Tawa
Dalam film Suka Duka Tawa, Rachel Amanda memilih menggunakan poni palsu. Hal ini dilakukan untuk memperkuat karakter Tawa yang ingin tampil lebih dewasa dan matang. Poni palsu menjadi simbol dari perubahan yang dialami karakternya sepanjang film.
Suka Duka Tawa Jadi Project Tersulit Rachel Amanda, Ini Alasannya!
Rachel Amanda mengungkapkan bahwa film Suka Duka Tawa merupakan proyek terberat dalam kariernya. Ia mengaku kesulitan menggambarkan karakter Tawa yang kompleks dan penuh emosi. Proses syuting juga terbilang panjang dan melelahkan, tetapi ia merasa bahwa usaha yang dilakukan terbayar dengan hasil akhir yang memuaskan.
Cast Suka Duka Tawa Spill Sensasi Disutradarai Aco Tenriyagelli
Seluruh cast film Suka Duka Tawa mengungkapkan pengalaman mereka selama proses produksi. Mereka menyampaikan apresiasi terhadap sutradara Aco Tenriyagelli yang mampu memadukan elemen drama dan komedi secara alami. Pengalaman bekerja sama dengan Aco membuat para pemain merasa didukung dan diberi ruang untuk berkembang.
Komentar
Kirim Komentar